Babinsa Koramil Lelea Aktif Bersihkan TPS, Warga Berhenti Buang Sampah Sembarangan

by -4 Views
Babinsa Koramil Lelea Aktif Bersihkan TPS, Warga Berhenti Buang Sampah Sembarangan

KabarDermayu.com – Kepedulian mendalam terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan melalui aksi nyata oleh aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Desa Langgengsari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Babinsa Desa Langgengsari dari Koramil 1612/Lelea, Serka Sukron, secara langsung memimpin pelaksanaan kegiatan karya bakti. Aksi ini melibatkan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dengan tujuan utama menata Tempat Pembuangan Sampah (TPS) agar lebih tertib dan terhindar dari potensi pencemaran lingkungan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 24 April 2026, dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Fokus utama kegiatan ini adalah area TPS yang berlokasi di Desa Langgengsari.

Partisipasi aktif tidak hanya datang dari aparat TNI, tetapi juga dari Kuwu Desa Langgengsari, Warcita, beserta jajaran perangkat desa. Puluhan warga setempat turut serta meramaikan aksi gotong royong yang penuh semangat kebersamaan.

Sejak pagi hari, lokasi TPS dipadati aktivitas bersih-bersih. Warga dan Babinsa bekerja bahu-membahu. Mereka bersama-sama mengangkat tumpukan sampah yang menggunung, merapikan area pembuangan, serta membangun pagar pembatas. Upaya ini dilakukan untuk menata ulang TPS agar tidak semakin meluas dan menjadi semrawut.

Serka Sukron menjelaskan bahwa karya bakti ini merupakan manifestasi kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi konkret bagi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan.

“Karya bakti ini bukan hanya sekadar kegiatan bersih-bersih semata, tetapi juga merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Serka Sukron di sela-sela kesibukan kegiatan.

Salah satu aspek krusial yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah pembangunan pagar pembatas di sekeliling TPS. Pagar ini dirancang untuk mencegah sampah agar tidak menyebar ke area luar. Selain itu, pembangunan pagar juga bertujuan untuk memusatkan dan menertibkan titik pembuangan sampah.

Selain penataan fisik, pembersihan menyeluruh juga dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang menumpuk. Tumpukan sampah yang sebelumnya dikeluhkan oleh warga dinilai berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan serius. Mulai dari timbulnya bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan, hingga risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Kuwu Desa Langgengsari, Warcita, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran personel TNI memberikan motivasi tambahan yang signifikan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya menjaga kebersihan desa.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Babinsa. Kehadiran mereka menjadi suntikan semangat bagi warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan desa kita,” ujar Warcita.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga secara langsung memberikan imbauan kepada seluruh warga. Imbauan tersebut menekankan pentingnya menghentikan kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat, sebuah praktik yang masih kerap terjadi di masyarakat.

Warga diingatkan bahwa pengelolaan sampah yang tidak memadai dapat memberikan dampak negatif yang luas, baik bagi kesehatan individu maupun kenyamanan lingkungan secara keseluruhan. Oleh karena itu, kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat dianggap sebagai elemen kunci untuk mewujudkan lingkungan desa yang bersih dan sehat.

Pelaksanaan kegiatan karya bakti ini juga menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai gotong royong yang masih tertanam di tengah masyarakat. Kolaborasi yang terjalin erat antara aparat TNI, pemerintah desa, dan seluruh warga menunjukkan bahwa berbagai persoalan lingkungan dapat diselesaikan secara efektif melalui upaya bersama.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan dipenuhi oleh semangat kebersamaan yang positif. Hasilnya tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga turut mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Hal ini penting sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa. Peran aktif dari seluruh pihak dinilai sangat krusial agar hasil positif yang telah dicapai dapat terus dipertahankan dalam jangka panjang.

Baca juga di sini: Vespa 80 Tahun: Nuansa Klasik dalam Warna Baru

Melalui aksi nyata seperti ini, TNI, khususnya melalui peran Babinsa, kembali menegaskan fungsinya tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai agen perubahan positif yang mampu menggerakkan masyarakat menuju perbaikan kualitas lingkungan dan kehidupan.

No More Posts Available.

No more pages to load.