KabarDermayu.com – Pemilihan aki mobil yang tepat merupakan aspek krusial yang sering kali terabaikan oleh sebagian pemilik kendaraan. Padahal, komponen vital ini memegang peranan penting dalam menjaga performa optimal dan kenyamanan selama berkendara.
Kesalahan dalam memilih aki tidak hanya berpotensi mengganggu sistem kelistrikan kendaraan, namun juga dapat secara signifikan memperpendek masa pakainya. Seiring dengan kemajuan teknologi otomotif, kebutuhan daya listrik pada mobil modern terus mengalami peningkatan.
Fenomena ini menuntut pemilik kendaraan untuk tidak lagi sekadar mempertimbangkan faktor harga atau dimensi fisik aki semata saat melakukan pemilihan. Kebutuhan daya yang semakin besar menjadi pertimbangan utama.
Dalam konteks ini, Aspira baru-baru ini memperkenalkan rangkaian produk aki terbarunya yang dirancang khusus untuk kendaraan roda empat. Peluncuran ini merupakan respons terhadap tuntutan pasar yang kian meningkat terhadap aki dengan kapabilitas performa yang lebih tinggi.
Rangkaian aki terbaru dari Aspira ini hadir dalam dua varian utama, yakni tipe LN2 dan LN3. Kedua tipe ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan segmen kendaraan yang berbeda. Keunggulan utama dari kedua varian ini adalah penerapan teknologi maintenance free.
Teknologi ini memberikan kemudahan bagi pengguna karena tidak memerlukan perawatan rutin yang merepotkan. Hal ini sejalan dengan tuntutan gaya hidup modern yang serba praktis.
Bima Aryo Wicaksono, Marketing Department Head Aspira Battery Roda 4, menjelaskan bahwa tipe LN2 difokuskan untuk kendaraan bermesin bensin. Sementara itu, tipe LN3 lebih ditujukan untuk kendaraan bermesin diesel yang umumnya membutuhkan suplai daya lebih besar.
“Untuk tipe LN2, kami menyediakan kapasitas sekitar 62Ah. Sedangkan untuk tipe LN3, kapasitasnya mencapai 80Ah, yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan kendaraan diesel,” ungkap Bima, seperti dikutip dari VIVA Otomotif pada Sabtu, 25 April 2026.
Baca juga di sini: Xbox Game Pass April: Game Baru dari Genre Indie hingga RPG
Bima menambahkan bahwa salah satu keunggulan signifikan dari aki Aspira terbaru ini adalah kapasitas dan kemampuan cold cranking ampere (CCA) yang lebih tinggi dibandingkan dengan aki bawaan pabrik. Kapasitas CCA yang lebih besar ini sangat krusial.
“CCA kami lebih besar dari bawaan kendaraan, yang secara langsung berkontribusi pada tenaga starter yang lebih kuat. Hal ini tentunya akan menghasilkan performa kendaraan yang lebih maksimal dalam berbagai kondisi,” jelasnya.
Di sisi lain, Direktur Astra Otoparts, Martogi Siahaan, turut menekankan urgensi dari pemilihan aki yang tepat sejak awal. Keputusan yang diambil di tahap awal ini memiliki dampak jangka panjang.
“Pemilihan aki yang tepat sejak awal akan memberikan dampak positif pada performa kendaraan secara keseluruhan. Selain itu, kenyamanan berkendara pengguna juga akan terjaga dengan baik,” ujar Martogi.
Dalam praktik perawatan kendaraan, pemilik mobil juga disarankan untuk selalu memperhatikan spesifikasi aki yang tertera pada bawaan pabrikan sebelum memutuskan untuk melakukan penggantian. Menggunakan aki dengan kapasitas yang tidak sesuai tanpa melakukan penyesuaian yang tepat dapat menimbulkan masalah.
Hal ini berpotensi memengaruhi stabilitas dan kinerja sistem kelistrikan kendaraan secara keseluruhan. Kerusakan pada komponen kelistrikan lain bisa saja terjadi.
Selain pemilihan aki yang tepat, kondisi alternator kendaraan juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Alternator yang berfungsi optimal sangat krusial untuk memastikan proses pengisian daya aki berjalan dengan baik.
Tegangan pengisian daya yang ideal untuk aki kendaraan umumnya berada dalam kisaran 13,5 hingga 14,5 volt. Jarak tegangan ini memastikan bahwa aki dapat bekerja secara maksimal dan terhindar dari kerusakan dini akibat pengisian daya yang berlebihan atau kurang.





