Klok Dituding Rasis, Kurzawa Buka Suara: Saya Kenal Sosoknya

oleh -6 Dilihat
Klok Dituding Rasis, Kurzawa Buka Suara: Saya Kenal Sosoknya

KabarDermayu.com – Pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa, angkat bicara terkait tudingan rasisme yang dialamatkan kepada kapten timnya, Marc Klok. Tudingan tersebut datang dari Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Super League musim 2025/2026.

Pertandingan yang digelar pada Kamis, 30 April 2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, tersebut memang diwarnai insiden yang berujung pada klaim rasisme dari kubu Bhayangkara FC.

Kurzawa dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Marc Klok. Ia juga menolak keras segala bentuk tindakan rasisme, terutama dalam dunia sepak bola yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas.

Melalui unggahan di Instagram Story, Kurzawa menyampaikan pesannya. Ia menyatakan bahwa dirinya sangat menentang segala bentuk rasisme.

Baca juga di sini: Percepatan Transformasi Digital Industri Asuransi demi Layanan Lebih Baik

“Saya sepenuhnya mendukung kapten saya,” ujar Kurzawa. Ia menambahkan bahwa ia mengenal betul karakter Marc Klok sebagai seorang profesional yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Saya tahu siapa dia dan apa yang dia perjuangkan. Tidak ada tempat bagi rasisme, sama sekali,” tegas Kurzawa, menutup pernyataannya.

Sebelumnya, Marc Klok sendiri telah memberikan klarifikasi mengenai awal mula terjadinya ketegangan tersebut. Menurutnya, insiden itu bermula ketika ia meminta bola kembali dari penyerang Bhayangkara FC, Henry Doumbia, agar pertandingan dapat segera dilanjutkan.

“Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, ‘Give me the ball back.’ Kami kemudian membicarakan hal tersebut, ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata ‘black’,” ungkap Klok melalui akun Instagram pribadinya.

Namun, klarifikasi dari Klok tidak serta merta mengakhiri polemik. Pihak Bhayangkara FC menyatakan bahwa mereka telah melaporkan Marc Klok kepada match commissioner dan juga Komite Disiplin PSSI. Laporan tersebut didasarkan pada pengakuan Henry Doumbia yang merasa menerima ucapan tidak pantas dari Klok pada babak pertama.

Insiden ini tidak hanya terjadi di lapangan, namun juga memicu ketegangan di lorong pemain setelah pertandingan selesai. Adu mulut antara Marc Klok dan kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Pertandingan antara Bhayangkara FC dan Persib Bandung sendiri berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan Persib Bandung. Namun, sorotan kini lebih tertuju pada polemik dugaan rasisme yang masih menunggu penanganan lebih lanjut dari otoritas sepak bola terkait.

Kasus ini tentu menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga marwah sepak bola Indonesia agar bebas dari segala bentuk diskriminasi.