KabarDermayu.com – Grup dangdut koplo legendaris, Trio Macan, kembali menggebrak industri musik dengan kehadiran generasi keempatnya. Dikenal sebagai Trio Macan Gen Z, mereka secara resmi meluncurkan single perdana berjudul ‘Minggir-Minggir (Kasih Paham Bos)’ yang diciptakan oleh Agi Sugiyanto. Acara peluncuran ini diselenggarakan di Arzuca One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Single terbaru ini tetap mempertahankan identitas Trio Macan yang kental dengan nuansa dangdut koplo yang penuh energi dan dinamika. Goyangan khas kibas rambut, yang telah menjadi ciri ikonik grup sejak awal kemunculannya, juga turut dihadirkan dalam penampilan mereka.
Agi Sugiyanto, yang juga memegang posisi sebagai CEO PT Media Musik ProAktif, menjelaskan bahwa lagu ini bukan sekadar perkenalan tiga wajah baru. Lebih dari itu, karya ini merepresentasikan sebuah perjalanan panjang yang dirangkum dalam satu kesatuan.
“Single ‘Minggir-Minggir, Kasih Paham Bos’ ini sejatinya menceritakan bagaimana perjalanan Trio Macan dari generasi pertama hingga generasi keempat, yang kini diwakili oleh Trio Macan Gen Z,” ungkap Agi Sugiyanto.
Ia menambahkan bahwa perancangan lagu ini dilakukan dengan pendekatan yang sangat memperhatikan selera pasar musik saat ini, agar lebih dapat diterima oleh khalayak luas.
“Lagu ini kami ciptakan dengan menghadirkan nuansa musik Indonesia Timur yang saat ini tengah sangat digandrungi oleh masyarakat,” terangnya lebih lanjut.
Agi juga mengungkapkan rasa bangganya atas keterlibatan arranger lagu tersebut, yang dinilainya memiliki peran penting dalam memberikan sentuhan khas pada karya ini.
“Kebetulan arranger-nya adalah arranger yang sama yang membuat lagu ‘Tabola Bale’,” jelasnya, merujuk pada kesuksesan lagu sebelumnya.
Ratusan Pendaftar, Tiga yang Terpilih
Ellen, Ghea, dan Intan, tiga nama yang kini menjadi personel Trio Macan Gen Z, bukanlah pilihan yang datang secara kebetulan. Mereka berhasil terpilih melalui proses seleksi yang sangat ketat, melibatkan ratusan calon dari berbagai penjuru Indonesia.
“Berkat kemajuan teknologi, proses seleksi ini kami lakukan secara daring melalui berbagai tahapan, termasuk tes vokal dan wawancara. Total pendaftar yang mengikuti audisi mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, kami menyaring hingga lima kandidat yang kemudian berhak mengikuti masa karantina selama satu minggu di Jakarta. Akhirnya, terpilihlah Ellen, Ghea, dan Intan sebagai generasi baru Trio Macan,” papar Agi.
Menurut Agi, setiap personel memiliki karakter vokal dan gaya koreografi yang berbeda-beda. Namun, justru perbedaan inilah yang membuat mereka saling melengkapi di atas panggung, menciptakan harmoni yang unik.
Tiga Personel, Tiga Cerita
Baca juga di sini: Rahasia Penampilan Garang Jay Idzes di Timnas Indonesia
Intan berbagi pengalamannya mengenai proses audisi yang dijalaninya. Ia mengaku merasakan ketegangan yang luar biasa, namun diiringi dengan kebahagiaan yang mendalam.
“Saya senang sekali, tapi juga sangat tegang dan nervous, karena pesertanya sangat banyak dan hanya tiga orang yang dipilih,” tuturnya, menggambarkan tekanan yang dihadapinya.
Ia meyakini bahwa kerja keras dan dedikasinya selama proses audisi akhirnya membuahkan hasil yang manis.
“Karena jerih payah dan usaha yang telah saya lakukan selama audisi kini membuahkan hasil, sehingga saya bisa menjadi salah satu personel Trio Macan Gen Z,” tegasnya, menunjukkan rasa syukurnya.
Sementara itu, Ghea memaknai keberhasilannya sebagai bukti keyakinan pada potensi diri yang dimilikinya.
“Ini semua berkat tekad yang kuat, kemauan yang keras, serta keunikan yang saya miliki,” simpulnya, merangkum faktor penentu keberhasilannya.
Ellen memandang posisinya yang baru sebagai sebuah amanah yang harus diemban dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab.
“Amanah yang diberikan ini akan kami jalankan semaksimal mungkin dengan terus berupaya mengembangkan kemampuan diri. Kami tidak hanya akan disiplin dalam latihan dan performa, tetapi juga akan rajin berolahraga agar saat tampil memiliki kekuatan dan energi yang sama seperti Trio Macan generasi-generasi sebelumnya,” ujar Ellen, berkomitmen untuk menjaga standar grup.
Agi Sugiyanto menutup sesi peluncuran dengan memberikan pesan yang lugas dan penuh motivasi kepada Ellen, Ghea, dan Intan.
“Jika kalian ingin terus maju, maka kalian harus mau bersusah-susah, harus mau belajar, dan harus mau mengembangkan diri agar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya dengan nada optimis, memberikan bekal mental bagi para personel baru.
Dengan peluncuran single ‘Minggir-Minggir (Kasih Paham Bos)’, Trio Macan Gen Z siap membuktikan bahwa semangat dangdut koplo dari generasi pendahulu mereka bukanlah warisan yang sekadar dijaga. Sebaliknya, mereka bertekad untuk terus menghidupkannya dengan sentuhan yang segar dan kekinian, menyasar generasi muda.





