KabarDermayu.com – Mojang kembali menyiapkan update besar untuk Minecraft di tahun 2026. Setelah merilis update “Tiny Takeover”, pengembang game sandbox populer itu kini tengah menggarap update berikutnya yang diberi nama “Chaos Cubed”.
Update ini diprediksi meluncur pada akhir Juni 2026 dan membawa banyak konten unik yang membuat dunia Minecraft terasa semakin liar dan misterius.
Berbeda dengan update Minecraft era lama yang biasanya hadir setahun sekali dalam skala besar, Mojang kini memakai sistem “game drops”, yaitu pembaruan kecil namun lebih sering dirilis sepanjang tahun.
Strategi ini diterapkan setelah pengembangan update besar seperti Caves and Cliffs dianggap terlalu berat bagi tim developer.
Salah satu fitur utama dalam update terbaru nanti adalah hadirnya bioma bawah tanah baru bernama Sulfur Caves. Area ini akan muncul di bawah permukaan dunia Overworld dengan tampilan penuh warna merah dan kuning mencolok.
Baca juga: Inter Milan Raih Scudetto Ke-21, Thuram: Kami Haus Gelar!
Meski terlihat menarik, Sulfur Caves ternyata cukup berbahaya. Mojang memperkenalkan kolam sulfur yang dapat memberikan efek “noxious” atau racun kepada pemain yang terlalu dekat. Efek tersebut membuat karakter menjadi pusing dan sulit bergerak normal.
Bioma baru ini juga menghadirkan nuansa eksplorasi yang lebih menyeramkan dibanding gua biasa di Minecraft.
Fitur paling unik dalam update Chaos Cubed adalah hadirnya Sulfur Cube. Blok aneh ini disebut mampu menyerap blok lain di sekitarnya dan berubah sifat tergantung material yang dimakan.
Sebagai contoh, jika Sulfur Cube menyerap es, maka ia bisa meluncur di permukaan. Jika memakan kayu, perilakunya akan berubah lagi. Mojang belum mengungkap seluruh kombinasi yang tersedia, tetapi komunitas Minecraft sudah mulai berspekulasi soal kemungkinan eksperimen liar yang bisa dilakukan pemain.
Banyak pemain di Reddit menilai fitur ini akan sangat cocok dipakai dalam mini game multiplayer maupun map kreatif buatan komunitas.
Update terbaru juga akan membawa blok baru bernama Cinnabar dan Sulfur. Keduanya bisa diolah menjadi berbagai material bangunan dengan warna cerah yang membuat desain rumah dan kota di Minecraft terlihat lebih hidup.
Selain itu, Mojang juga menambahkan Sulfur Spikes yang dapat membentuk stalaktit dan stalagmit di gua. Blok ini tidak hanya dekoratif, tetapi juga bisa melukai pemain jika jatuh dari langit-langit gua.
Mulai 2026, Mojang juga resmi mengganti sistem penamaan update Minecraft. Kini update tidak lagi memakai format lama seperti 1.22 atau 1.23, melainkan menggunakan sistem berbasis tahun seperti 26.1, 26.2, dan seterusnya.
Perubahan ini memicu perdebatan di komunitas. Sebagian pemain menganggap sistem baru lebih mudah dipahami, tetapi banyak juga yang merasa identitas klasik Minecraft mulai hilang karena tidak ada lagi “update besar bersejarah” seperti dulu.
Bagi pemain yang tidak sabar, sebagian fitur update Chaos Cubed sebenarnya sudah mulai muncul di Snapshot dan beta version Minecraft. Sistem ini memungkinkan pemain mencoba konten baru lebih awal sambil membantu Mojang menemukan bug sebelum update resmi dirilis.





