Kopdes Tak Pungut Biaya Rekrutmen, Menko Zulhas Ingatkan Jangan Tertipu

oleh -7 Dilihat
Kopdes Tak Pungut Biaya Rekrutmen, Menko Zulhas Ingatkan Jangan Tertipu

KabarDermayu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, mengeluarkan peringatan tegas terkait penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen pegawai Kopdes Merah Putih tidak dipungut biaya sepeser pun. Zulhas mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang menyebarkan informasi palsu.

Informasi palsu tersebut seringkali berupa tautan yang tidak resmi, permintaan data pribadi yang sensitif, hingga penawaran pekerjaan dengan iming-iming program prioritas Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Saya ingin menyampaikan ini dulu, ini penting ya. Saya juga harus bicara tegas soal penipuan yang marak, ya. Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih menyebar link palsu, mengambil data pribadi, terancam disalahgunakan, bahkan memungut biaya, memungut biaya, minta uang, bayaran ya,” ujar Zulhas dalam keterangannya di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei.

Zulhas menekankan bahwa pemerintah tidak pernah membuka jalur rekrutmen yang tidak resmi. Semua proses seleksi dilakukan secara transparan dan terintegrasi melalui sistem nasional.

Baca juga: 3 Produk Skincare Esensial untuk Hemat dan Cara Mengaturnya

Satu-satunya situs web resmi yang digunakan untuk rekrutmen adalah phtc.panselnas.go.id. Zulhas menegaskan bahwa tidak ada pihak perantara yang terlibat dalam proses ini.

“Saya di sini bersama seluruh kementerian terkait sekali lagi tegaskan, ya, kami tegaskan di sini satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zulhas memastikan bahwa praktik “titipan” atau intervensi dari pihak manapun, termasuk kementerian, tidak akan mempengaruhi hasil rekrutmen.

“Tidak ada biaya satu rupiah pun, tidak ada seperti yang kami umumkan dulu. Tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam, ya. Yang datang ke Kemenko minta tolong juga enggak bisa, ya,” ungkapnya.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), sebagai salah satu kementerian yang terlibat, juga tidak memiliki kewenangan untuk meloloskan peserta di luar mekanisme resmi.

“Kementerian PAN RB juga enggak bisa. Jadi tidak ada titipan-titipan. Tidak ada bantu-membantu, enggak ada,” tegasnya lagi.

Dalam menghadapi maraknya penipuan digital, Zulhas mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan praktik-praktik mencurigakan kepada aparat hukum.

“Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporin saja ke aparat hukum atau polisi. Karena itu marak sekali,” tandasnya.

Pemerintah saat ini tengah menggarap program rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung berbagai program strategis nasional. Salah satunya adalah program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Mengingat tingginya minat masyarakat terhadap program ini, potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab juga turut meningkat. Oleh karena itu, kehati-hatian dan verifikasi informasi menjadi kunci penting bagi para calon pelamar.

Informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen ini dapat diakses melalui kanal resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Masyarakat diimbau untuk tidak tergiur dengan tawaran yang tidak jelas atau meminta imbalan finansial.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan proses rekrutmen berjalan adil dan transparan, sehingga hanya kandidat terbaik yang terpilih untuk mendukung program-program pembangunan nasional.