KabarDermayu.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, berencana mengkaji ulang jadwal pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan HR Rasuna Said. Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi permintaan masyarakat yang ingin menjalankan ibadah tanpa terganggu.
Pramono Anung menyatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap CFD sangat tinggi. Namun, terdapat masukan, khususnya dari masyarakat di sekitar Rasuna Said, terkait waktu pelaksanaan ibadah yang biasanya dimulai pukul 10.00 pagi.
Oleh karena itu, diputuskan bahwa CFD di Rasuna Said akan tetap dimulai pada pukul 05.30 pagi, namun akan selesai lebih awal dari jadwal biasanya. Keputusan ini diambil untuk memastikan kegiatan ibadah dapat berjalan lancar.
Selain Rasuna Said, Pramono Anung juga akan meninjau kembali waktu pelaksanaan CFD di area Sudirman-Thamrin. Meskipun demikian, jadwal baru untuk kawasan Sudirman-Thamrin ini belum ditetapkan secara pasti.
Baca juga: BCA Salurkan Kredit Capai Rp994 Triliun per Maret 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa jadwal baru CFD di Sudirman-Thamrin akan diumumkan sebelum tanggal 1 Juni 2026. Hal ini memberikan waktu untuk pertimbangan lebih lanjut mengenai waktu yang paling sesuai.
Untuk kawasan Sudirman-Thamrin, CFD akan tetap dimulai pukul 05.30 pagi. Namun, waktu selesainya, apakah pukul 10.00 atau 09.30 pagi, masih dalam tahap pengkajian dan akan segera diputuskan. Khusus untuk Rasuna Said, pertimbangan masukan dari masyarakat yang akan beribadah menjadi prioritas utama.
Sebelumnya, kegiatan CFD di Jalan Rasuna Said digagas sebagai upaya pemerintah untuk menampilkan wajah baru Jakarta yang sedang berbenah dan memiliki ikon baru. Jalan Rasuna Said, yang dulunya dihiasi oleh tiang-tiang monorel yang terbengkalai, kini telah mengalami transformasi signifikan setelah tiang-tiang tersebut dirobohkan.
Meskipun pembangunan di Jalan Rasuna Said masih terus berjalan, antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan CFD dan acara lainnya di kawasan tersebut dinilai cukup tinggi. Hal ini mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tetap menggelar kegiatan publik di area tersebut.
Kegiatan CFD di Rasuna Said sendiri dijadwalkan akan diberlakukan secara efektif mulai 1 Juni 2026. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan selesainya seluruh pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di kawasan tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh pengguna jalan dan peserta CFD.





