AI Bukan Sekadar Teknologi, Ini Isu Penting Masa Depan Pendidikan

oleh -5 Dilihat
AI Bukan Sekadar Teknologi, Ini Isu Penting Masa Depan Pendidikan

KabarDermayu.com – Perkembangan pesat teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini merambah berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali dunia pendidikan. Fenomena ini memunculkan pertanyaan krusial mengenai keterlibatan generasi muda dalam diskusi mengenai masa depan teknologi yang akan mereka hadapi.

Pertanyaan inilah yang mendasari penyelenggaraan forum diskusi bertajuk The Cornerstone. Konferensi ini dirancang untuk membuka ruang dialog antara para pelajar dengan para profesional dari berbagai bidang. Dengan tema “AI & The Future We Are Building”, forum ini bertujuan menyajikan perspektif yang lebih inklusif, khususnya bagi Generasi Z dan Generasi Alpha.

Christina Yoris, Brand Manager EduALL, menyoroti bahwa diskusi mengenai AI saat ini masih didominasi oleh kalangan tertentu. Padahal, generasi muda justru akan menjadi pengguna utama teknologi tersebut di masa depan. Ia menekankan pentingnya melibatkan mereka dalam percakapan ini.

“Generasi Z dan Alpha akan menjadi pengguna terbesar AI di masa depan. Namun, saat ini mereka masih jarang diajak masuk ke dalam diskusinya. Di saat yang sama, kita juga membutuhkan arah yang jelas agar penggunaan AI tetap bertanggung jawab. Itulah mengapa The Cornerstone hadir,” ujar Christina dalam keterangannya, Rabu, 6 Mei 2026.

Forum ini tidak hanya sekadar menyajikan diskusi satu arah, melainkan juga mendorong partisipasi aktif dari para pesertanya. Para pelajar akan mendapatkan kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut meliputi pendidikan, kebijakan publik, hingga industri kreatif.

Sejumlah nama besar dijadwalkan hadir untuk memperkaya diskusi. Di antaranya adalah Anies Baswedan, Tom Lembong, Najelaa Shihab, Yonathan Nugroho, dan Angga Dwimas Sasongko. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada para peserta mengenai isu-isu strategis terkait AI.

Beberapa topik penting yang akan dibahas mencakup peran AI dalam tatanan global, transformasi sistem pendidikan, tanggung jawab terhadap lingkungan, hingga paradoks teknologi dalam industri kreatif. Melalui pendekatan lintas disiplin, diskusi ini berupaya menghubungkan perkembangan teknologi dengan realitas sosial yang lebih luas.

Devi Kasih, CEO EduALL, menekankan bahwa akses terhadap diskusi semacam ini perlu lebih merata. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kesenjangan pemahaman di masa depan. Ia berpendapat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pemahaman yang setara.

“Jika kita berbicara tentang masa depan, aksesnya tidak boleh timpang. Setiap anak berhak memiliki titik awal yang sama. Melalui Indonesia Mengajar, kita dapat berusaha untuk mengecilkan kesenjangan yang ada,” ujar Devi.

Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Seluruh hasil penjualan tiket acara ini akan disalurkan untuk mendukung program pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dukungan ini akan disalurkan melalui kolaborasi dengan organisasi Indonesia Mengajar.

Baca juga: Aksi Sejoli di Kediri, Bikin Video Asusila Demi Cicilan Motor

Acara The Cornerstone ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 9 Mei 2026. Lokasi penyelenggaraannya berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Panitia menargetkan partisipasi sekitar 1.000 peserta dari berbagai latar belakang yang berbeda.