Bekali Wawasan Kebangsaan, Danramil Sliyeg Tanamkan Cinta Tanah Air pada Siswa SMA

by -19 Views
Bekali Wawasan Kebangsaan, Danramil Sliyeg Tanamkan Cinta Tanah Air pada Siswa SMA

KabarDermayu.com – Upaya penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda terus digalakkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program pembinaan teritorial wilayah (Bintahwil).

Kali ini, Komandan Koramil (Danramil) 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, telah memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan kepada sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Acara ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 25 April 2026, dimulai pukul 09.00 WIB hingga usai. Kegiatan bertempat di Markas Koramil 1607/Sliyeg, dihadiri oleh sekitar 33 siswa dan siswi dari SMA Negeri 1 Sliyeg yang mengikuti sesi dengan antusias.

Dalam paparannya, Lettu Anton Susilo memaparkan materi yang berfokus pada wawasan kebangsaan serta pemahaman mendalam mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Beliau menekankan betapa krusialnya bagi para generasi muda untuk mengerti nilai-nilai fundamental negara dan menumbuhkan kecintaan yang kuat terhadap tanah air, terutama di tengah berbagai tantangan zaman yang terus berkembang.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para siswa benar-benar memahami esensi NKRI serta menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara kita,” ujar Lettu Anton Susilo di hadapan para peserta yang hadir.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa generasi muda memegang peranan yang sangat strategis dalam upaya menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, pemahaman yang kokoh mengenai sejarah, ideologi negara, serta pentingnya nilai persatuan dan kesatuan perlu ditanamkan sejak usia dini.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para siswa menunjukkan partisipasi aktif. Mereka tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga turut serta dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai isu kebangsaan, tantangan globalisasi, dan peran vital pemuda dalam memelihara persatuan bangsa.

Menurut Lettu Anton, pembinaan semacam ini menjadi sangat esensial di era derasnya arus informasi saat ini. Generasi muda sangat rentan terpapar oleh berbagai paham yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para siswa memiliki bekal yang memadai untuk menyaring informasi yang masuk dan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan yang luhur,” tambahnya.

Para siswa yang mengikuti acara ini mengungkapkan bahwa mereka memperoleh wawasan baru yang sangat berharga. Selain menambah khazanah pengetahuan, mereka juga merasa lebih termotivasi untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

“Kami kini menjadi lebih mengerti betapa pentingnya menjaga persatuan dan menghargai keragaman yang ada di negara kita,” ungkap salah seorang siswa yang menjadi peserta.

Kegiatan Bintahwil ini merupakan bagian integral dari program TNI yang bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalis yang kuat dan integritas tinggi.

Dengan menerapkan pendekatan edukatif, TNI berupaya hadir tidak hanya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai fasilitator dalam membina dan mendidik generasi penerus bangsa.

Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Interaksi yang terjalin antara pemateri dan peserta berjalan lancar, menciptakan atmosfer pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan.

Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para siswa, terutama dalam menumbuhkan kesadaran yang mendalam akan pentingnya berbangsa dan bernegara.

Dengan landasan pemahaman yang kuat mengenai NKRI, generasi muda diharapkan mampu menjadi benteng terdepan dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa.

Baca juga di sini: Harga Mobil Wuling Eksion Resmi di Indonesia, Mulai Rp389 Juta

Langkah nyata yang diinisiasi oleh Koramil 1607/Sliyeg ini menjadi salah satu wujud kontribusi TNI dalam ranah pendidikan. Hal ini juga sekaligus memperkuat sinergi antara institusi militer dan masyarakat dalam upaya bersama membangun karakter unggul generasi muda Indonesia.***

No More Posts Available.

No more pages to load.