Investasi Komponen Lokal SIG Naik Jadi Rp809 Miliar di 2026

oleh -5 Dilihat
Investasi Komponen Lokal SIG Naik Jadi Rp809 Miliar di 2026

KabarDermayu.com – PT Semen Indonesia Tbk (SIG) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melalui peningkatan signifikan dalam belanja suku cadang lokal.

Pada tahun 2025, perusahaan mencatat belanja suku cadang lokal mencapai Rp809 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp787 miliar.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa peningkatan penggunaan produk dalam negeri bukan sekadar pemenuhan regulasi. Hal ini merupakan bagian integral dari inisiatif strategis perusahaan yang selaras dengan Sustainability Road Map SIG 2030.

“Untuk mendukung peningkatan TKDN secara berkelanjutan, SIG secara aktif melakukan pengembangan komponen suku cadang melalui kegiatan Research and Development (R&D) bersama mitra industri dan pelaku UKM,” ujar Vita.

Langkah ini bertujuan untuk terus meningkatkan kapasitas produksi, inovasi teknologi, serta daya saing produk buatan dalam negeri.

Vita menambahkan bahwa kenaikan belanja suku cadang lokal ini melonjak drastis, mencapai 164,3 persen dari angka baseline tahun 2020 yang sebesar Rp306 miliar.

Peningkatan ini merupakan bagian dari strategi SIG untuk memperkuat rantai pasok domestik. Selain itu, ini juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah persaingan industri bahan bangunan yang semakin ketat.

Implementasi sustainable procurement atau pengadaan berkelanjutan yang dijalankan oleh SIG diarahkan untuk memperkuat para pemasok domestik. Pendekatan ini juga dilakukan sembari menjaga efisiensi dan daya saing perusahaan.

Lebih lanjut, strategi ini merupakan bagian dari transformasi berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) yang mendorong penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, SIG mengintegrasikan penggunaan produk dalam negeri di berbagai lini operasionalnya. Integrasi ini meliputi pengadaan bahan baku, suku cadang, hingga jasa penunjang industri.

Strategi ini dinilai mampu memperkuat fundamental bisnis SIG. Hal ini dicapai melalui efisiensi biaya serta optimalisasi rantai pasok yang berbasis pada sumber daya lokal.

Sepanjang tahun 2025, total realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) oleh SIG mencapai Rp21,79 triliun. Angka ini merepresentasikan 93,47 persen dari total belanja barang dan jasa perusahaan yang mencapai Rp23,32 triliun.

Capaian ini menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.

Selain fokus pada belanja suku cadang dan produk dalam negeri, SIG juga terus berupaya memperkuat daya saing produk lokal melalui inovasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah semen rendah karbon.

Pengembangan semen rendah karbon ini memanfaatkan bahan baku domestik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi karbon.

Vita kembali menegaskan bahwa keberlanjutan dan efisiensi menjadi fondasi utama dalam setiap proses operasional perusahaan. Ia menyatakan bahwa SIG memastikan setiap proses bisnis tidak hanya efisien.

Baca juga di sini: Danantara Caplok Saham Ojol untuk Pangkas Komisi Driver ke 8%

Namun, juga harus memberikan dampak nyata bagi penguatan industri nasional dan kelestarian lingkungan.