Klok Terluka Akibat Tuduhan Rasisme dari Sumardji Terhadap Dirinya

oleh -8 Dilihat
Klok Terluka Akibat Tuduhan Rasisme dari Sumardji Terhadap Dirinya

KabarDermayu.com – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang dialamatkan kepadanya dalam laga melawan Bhayangkara FC pada Kamis, 30 April 2026.

Klok menyatakan bahwa manajer Bhayangkara FC, Sumardji, terus menerus menuduhnya melakukan rasisme meskipun kesalahpahaman di lapangan telah diklarifikasi.

“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima,” ujar Klok melalui unggahan di Instagram pribadinya.

Ia menjelaskan bahwa insiden bermula ketika dirinya meminta bola kembali kepada penyerang Bhayangkara FC, Henry Doumbia, pasca gol yang mengubah skor menjadi 2-1. Menurut Klok, ucapannya disalahartikan oleh Doumbia.

“Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, ‘Give me the ball back.’ Namun ia mengira saya mengatakan kata ‘black’,” jelas Klok.

Klok menambahkan bahwa kesalahpahaman tersebut sebenarnya telah diklarifikasi secara langsung di lapangan. Ia mengklaim Doumbia telah meminta maaf setelah memahami maksud ucapannya.

“Ia mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka,” kata Klok.

Namun, Klok menyoroti sikap manajer Bhayangkara FC yang dinilai tetap melontarkan tudingan rasisme.

“Manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di lorong stadion maupun setelah pertandingan. Saya telah memintanya untuk berhenti,” ujarnya.

Menurut Klok, tuduhan tersebut telah melampaui batas dan mencederai nilai sportivitas dalam sepak bola. Ia juga mengaku merasa dirugikan secara pribadi.

“Saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut. Ini sudah melampaui esensi permainan,” tegasnya.

Klok menambahkan bahwa sepanjang kariernya, ia selalu menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan anti-rasisme. Ia juga menekankan bahwa dirinya terbiasa bekerja dengan pemain dari berbagai latar belakang budaya dan kebangsaan.

Baca juga di sini: Menyalurkan Bantuan, Pegadaian Jangkau Warga Medan

Sebagai tindak lanjut, Klok berharap adanya klarifikasi resmi dari pihak Bhayangkara FC terkait tuduhan yang dinilai keliru tersebut. “Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya,” ucapnya.