Pelatih Persija Kecewa usai Kalah Telak dari Persib

oleh -5 Dilihat
Pelatih Persija Kecewa usai Kalah Telak dari Persib

KabarDermayu.com – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaan mendalam usai timnya takluk 1-2 dari Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026, ini secara efektif menutup peluang Persija untuk meraih gelar juara musim ini.

Mauricio Souza menilai bahwa timnya sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan dan tampil jauh lebih baik dibandingkan Persib. Ia merasa Persija sudah berupaya keras meraih kemenangan sejak menit awal laga.

“Saya rasa kami jauh, sangat jauh lebih unggul dibandingkan lawan. Saya tidak hanya akan menganalisis hasil pertandingannya di sini, melainkan menganalisis bagaimana jalannya pertandingan. Semua orang bisa melihat sendiri hasil akhirnya, namun tim kami sudah mengincar kemenangan sejak menit pertama,” ujar Mauricio seperti dikutip dari laman resmi klub.

Pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa penilaiannya bukan sekadar berdasarkan intuisi, melainkan didukung oleh statistik pertandingan dan bagaimana permainan berlangsung di lapangan hijau.

“Saya mendasarkan analisis saya pada statistik pertandingan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Mengenai apa yang terjadi dalam permainan tadi, saya tidak akan mengubah pendapat saya, terlepas dari siapa pun yang berpikir sebaliknya. Tentu saja, memiliki statistik yang lebih baik tidak berarti apa-apa jika kita tidak memenangkan pertandingan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mauricio menyoroti kembali adanya kesalahan-kesalahan kecil yang kerap menghantui timnya dan berujung pada hilangnya poin penting. Menurutnya, Persija telah melakukan cukup banyak hal untuk bisa memetik kemenangan dalam laga tersebut.

“Sudah pasti kami tidak puas dengan hasilnya. Tentu saja kami tidak hanya ingin menang dalam statistik, tetapi angka-angka tersebut menjadi tolok ukur dari seluruh kerja keras kami. Kami sudah melakukan hal yang cukup untuk memenangkan pertandingan. Sekali lagi kami melakukan kesalahan di saat yang tidak seharusnya, tetapi saya tidak akan pergi dari sini dengan mengatakan bahwa tim kami bermain buruk, sama sekali tidak,” pungkas Mauricio.

Pertandingan antara Persija dan Persib sendiri berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Persija tampil percaya diri dan berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-19 melalui gol yang dicetak oleh Alaaeddine Ajarie. Gol tersebut sempat memberikan tekanan signifikan bagi Persib di hadapan para pendukungnya yang memadati Stadion Segiri.

Baca juga: Keterlibatan Dirjen Bea Cukai Nonaktif dalam Kasus Korupsi Diragukan

Namun, keunggulan Persija tidak berlangsung lama. Persib Bandung, yang dikenal memiliki mental juara sebagai pemuncak klasemen, berhasil membalikkan keadaan. Adam Alis menjadi sosok krusial dengan mencetak dua gol pada menit ke-28 dan 38, yang membuat Persija harus tertinggal sebelum jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan agresivitas serangan mereka. Berbagai upaya dilancarkan ke jantung pertahanan Persib. Salah satu peluang emas sempat didapatkan oleh Fabio Calonego pada menit ke-50, namun tendangannya belum akurat.

Alaaeddine Ajarie juga beberapa kali mencoba mengancam gawang Persib, namun penampilan gemilang kiper Teja Paku Alam berhasil menggagalkan setiap upaya Persija. Salah satu penyelamatan terbaik Teja terjadi pada menit ke-53 ketika ia berhasil menepis peluang emas Ajarie dari dalam kotak penalti.

Persib tampak lebih banyak berada di bawah tekanan sepanjang babak kedua. Situasi di pinggir lapangan pun sempat memanas ketika pelatih Persib, Bojan Hodak, menerima kartu kuning akibat protes kerasnya terhadap wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov.

Untuk mengamankan keunggulan, tim Maung Bandung melakukan beberapa pergantian pemain. Nama-nama seperti Layvin Kurzawa, Eliano Reijnders, Sergio Castel, hingga Beckham Putra Nugraha dimasukkan untuk menjaga keseimbangan permainan.

Drama kembali terjadi pada menit ke-79 ketika Kurzawa mengalami cedera dan harus ditarik keluar, digantikan oleh Dedi Kusnandar.

Di sisa waktu pertandingan, Persija terus melancarkan serangan tanpa henti. Namun, pertahanan Persib yang solid mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor akhir 2-1 bertahan untuk kemenangan Persib Bandung.

Tambahan tiga poin ini semakin memantapkan posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan total 75 poin dari 32 pertandingan. Sebaliknya, kekalahan ini memastikan Persija gagal menjaga asa untuk bersaing dalam perebutan gelar juara di musim 2025/2026.