Polantas Ajak Pengemudi Ojek Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

oleh -5 Dilihat
Polantas Ajak Pengemudi Ojek Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

KabarDermayu.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, menginisiasi sebuah gerakan penting yang melibatkan para pengemudi ojek online (ojol). Dalam acara “Polantas Menyapa” yang diselenggarakan di Bogor pada Rabu, 6 Mei 2026, Kakorlantas secara langsung berdialog dengan para pengemudi ojol.

Fokus utama kegiatan ini adalah kampanye keselamatan lalu lintas. Kakorlantas mengajak seluruh pengemudi ojol untuk tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan.

“Hari ini kita berkumpul duduk bersama, hanya satu kepentingan kita adalah keselamatan berlalu lintas. Tolong dijalin silaturahmi, berikan contoh yang baik di jalan agar betul-betul rekan-rekan menjadi pahlawan-pahlawan keselamatan yang ada di jalan,” ujar Irjen Agus Suryo Nugroho.

Baca juga: Simbolisme Relasi Manusia dan Alam dalam Karya Mang Moel di Art Jakarta Gardens

Pesan ini sejalan dengan arahan dari Kapolri yang menekankan pentingnya membangun kedekatan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat. Pengemudi ojol, yang aktivitasnya sangat lekat dengan denyut nadi jalan raya setiap hari, menjadi salah satu prioritas dalam pendekatan ini.

“Perintah Bapak Kapolri, rangkul masyarakat, ajak bersilaturahmi, berikan diskusi, dan layani dengan ikhlas. Ojek online adalah sahabat Polri dan sahabat Polantas,” tegasnya dalam kesempatan tersebut.

Kakorlantas juga menggarisbawahi pergeseran paradigma dalam penegakan hukum lalu lintas. Pendekatan Polantas kini tidak lagi hanya mengandalkan sanksi hukum, melainkan juga merangkul pendekatan yang lebih humanis.

Pendekatan humanis ini diwujudkan melalui komunikasi yang intensif dan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa keselamatan itu penting. Pendekatan Polantas bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga pendekatan dengan hati, silaturahmi, dan komunikasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kakorlantas menekankan peran krusial para pengemudi ojol sebagai mitra strategis. Keberadaan mereka sangat vital dalam upaya mengampanyekan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat luas.

“Kami punya misi besar untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas. Saya tidak ingin mendengar masih ada pengemudi ojol yang melanggar aturan lalu lintas,” pungkasnya, menunjukkan komitmen kuat terhadap tujuan ini.