Premier League Menolak Permintaan Man City, Jadwal Padat Menanti

by -6 Views
Premier League Menolak Permintaan Man City, Jadwal Padat Menanti

KabarDermayu.com – Manchester City tengah berupaya mengukir sejarah dengan meraih gelar treble domestik untuk kedua kalinya dalam tujuh tahun terakhir.

Ambisi besar tim asuhan Pep Guardiola ini memang patut diacungi jempol. Musim ini, mereka telah menunjukkan performa gemilang dengan menjuarai Carabao Cup setelah mengalahkan Arsenal di partai final.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, terbentang konsekuensi berupa jadwal pertandingan yang sangat padat. Hal ini berpotensi menguras energi para pemain di fase krusial kompetisi.

Di kancah Premier League, City masih memepet Arsenal dengan selisih tiga poin. Keunggulan satu laga yang belum dimainkan memberikan mereka harapan tambahan.

Sementara itu, trofi lain sudah menanti di depan mata. Manchester City dijadwalkan akan berhadapan dengan Chelsea dalam final Piala FA di Stadion Wembley pada tanggal 16 Mei mendatang.

Situasi menjadi semakin rumit mengingat keberhasilan City di kompetisi piala telah menyebabkan beberapa pertandingan liga harus dijadwal ulang. Laga melawan Crystal Palace dan pertandingan tandang ke markas AFC Bournemouth adalah contohnya.

Hal ini menciptakan sebuah teka-teki besar bagi Pep Guardiola dalam merencanakan strategi rotasi pemain yang efektif.

Manchester City sempat mengajukan permohonan kepada pihak Premier League untuk melakukan perubahan jadwal. Mereka berharap dapat memainkan laga melawan Bournemouth lebih awal.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan waktu pemulihan yang lebih ekstra jelang pertandingan krusial final Piala FA.

Namun, laporan yang beredar mengindikasikan bahwa Premier League telah menolak permintaan tersebut.

Baca juga di sini: Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid: Skenario Kejutan dari Florentino Perez

Akibatnya, The Citizens harus bersiap menghadapi apa yang disebut sebagai jadwal “neraka”. Dalam rentang waktu hanya 12 hari, mereka akan melakoni empat pertandingan yang sangat menentukan nasib mereka.

Keempat laga tersebut meliputi pertandingan melawan Crystal Palace pada 13 Mei, final Piala FA, pertandingan tandang ke Bournemouth pada 19 Mei, dan laga penutup musim melawan Aston Villa pada 24 Mei.

Kondisi ini semakin pelik karena pertandingan melawan Bournemouth tidak dapat digelar pada tanggal 20 Mei.

Tanggal tersebut bertepatan dengan final Liga Europa, di mana klub-klub Inggris seperti Aston Villa atau Nottingham Forest berpotensi tampil.

UEFA tidak mengizinkan adanya bentrokan jadwal antara kompetisi Eropa dan pertandingan domestik.

Kini, Pep Guardiola dihadapkan pada ujian sesungguhnya dalam karirnya.

Ia harus mampu menjaga konsistensi performa tim di tengah jadwal pertandingan yang luar biasa padat.

Jika Manchester City mampu melewati ujian berat ini, mereka tidak hanya berpeluang besar untuk mengangkat trofi.

Mereka juga akan kembali mengukir sejarah yang tak terlupakan di dunia sepak bola Inggris.