Roblox Patuhi Aturan PP Tunas Setelah Jadi Sorotan

oleh -5 Dilihat
Roblox Patuhi Aturan PP Tunas Setelah Jadi Sorotan

KabarDermayu.com – Platform game populer Roblox akhirnya menyatakan kepatuhan penuh terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menyusul proses diskusi yang cukup panjang antara pihak pemerintah dan Roblox.

Langkah ini menjadikan Roblox sebagai salah satu platform digital global yang kini tunduk pada regulasi perlindungan anak di ranah digital Indonesia. Pemerintah memandang kebijakan ini sebagai pencapaian krusial, mengingat ini adalah kali pertama aturan pembatasan usia diterapkan tidak hanya pada media sosial, tetapi juga pada platform game daring.

Baca juga di sini: Klub Wajib Mainkan Pemain U-21 Sepanjang Pertandingan Sesuai Aturan Baru FIFA

Dalam kerangka aturan baru ini, Roblox akan mengimplementasikan sistem verifikasi usia menggunakan teknologi pengenalan wajah atau facial recognition. Hasil verifikasi ini akan digunakan untuk menentukan jenis permainan dan fitur yang dapat diakses oleh pengguna, sesuai dengan kelompok usia mereka.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa pengguna anak akan mendapatkan perlindungan ekstra. Ini termasuk pembatasan interaksi dengan pengguna yang belum dikenal. Lebih lanjut, fitur obrolan (chat) akan dinonaktifkan secara otomatis bagi pengguna di bawah usia tertentu atau akun yang belum melalui verifikasi usia.

“Jadi kami apresiasi Roblox yang sudah menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya,”

— Meutya Hafid, dikutip dari Antara, Jumat, 1 Mei 2026.

Roblox juga telah menyiapkan dua jenis akun khusus yang dirancang untuk pengguna muda di Indonesia. Akun “Roblox Kids” ditujukan bagi anak di bawah usia 13 tahun, dengan seluruh fitur komunikasinya dinonaktifkan. Sementara itu, pengguna yang berusia antara 13 hingga 15 tahun akan masuk dalam kategori “Roblox Select”, di mana interaksi komunikasi hanya diperbolehkan dengan orang yang sudah dikenal.

Selain aspek keamanan komunikasi, Roblox juga memperkenalkan fitur pengaturan waktu bermain atau screen time yang dapat dikontrol oleh orang tua. Fitur ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecanduan bermain game pada anak-anak.

Berdasarkan data yang diungkapkan oleh pemerintah, Roblox memiliki sekitar 45 juta pengguna di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 23 juta di antaranya adalah anak-anak. Oleh karena itu, pemerintah menilai penerapan PP Tunas di platform game ini menjadi langkah vital untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Meutya Hafid menambahkan bahwa kebijakan ini tidak akan terbatas hanya pada Roblox. Pemerintah mengimbau seluruh pengembang game dan platform digital yang beroperasi di Indonesia untuk mengadopsi standar perlindungan anak yang serupa. Tujuannya adalah untuk mencegah perpindahan pengguna anak ke platform lain yang belum memenuhi standar keamanan.

Pihak Roblox menyambut baik kebijakan tersebut. Nicky Jackson Colaco, Vice President Global Public Policy Roblox, menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memimpin dalam isu keselamatan anak di dunia digital. Roblox berkomitmen untuk menyediakan lingkungan bermain daring yang lebih aman dan positif bagi jutaan penggunanya di Indonesia.