Tak Punya Akun Instagram, Ahmad Dhani Masih Punya Pers

oleh -5 Dilihat
Tak Punya Akun Instagram, Ahmad Dhani Masih Punya Pers

KabarDermayu.com – Ahmad Dhani, pentolan grup musik legendaris Dewa 19, akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait hilangnya akun Instagram pribadinya yang mendadak tidak dapat diakses. Alih-alih merasa khawatir, Dhani justru menyatakan bahwa ia tidak terlalu mempermasalahkan hilangnya akun tersebut.

Ia berencana untuk mengungkapkan lebih lanjut mengenai situasi ini dalam sebuah konferensi pers yang akan datang. Dhani juga mengisyaratkan bahwa polemik seputar hilangnya akun Instagram-nya ini akan segera diklarifikasi di hadapan awak media.

Ketika ditanya mengenai penyebab akun Instagram-nya yang menghilang, Dhani memberikan jawaban singkat. Ia menduga ada pihak yang merasa ketakutan sehingga melakukan tindakan tersebut.

“Ya ada orang yang ketakutan lah,” ujarnya, seperti dikutip dari kanal YouTube Ahmad Dhani dalam Berita pada Senin, 4 Mei 2026. Pernyataan ini menandakan adanya dugaan keterlibatan pihak lain di balik hilangnya akun media sosialnya.

Lebih lanjut, Dhani meyakinkan publik bahwa mereka tidak perlu merasa cemas. Ia menegaskan bahwa hilangnya akun Instagram bukan berarti hilangnya saluran komunikasinya dengan publik.

“Ya, nanti diungkap lagi di jumpa pers, tenang aja nggak ada Instagram kan ada pers,” tambahnya. Kalimat ini menunjukkan bahwa media pers akan menjadi platform utamanya untuk menyampaikan informasi dan klarifikasi ke depannya.

Selain memberikan klarifikasi, Dhani juga menyinggung kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu yang terlibat dalam penghilangan akun Instagram-nya. Ia mengungkapkan bahwa timnya saat ini sedang berupaya keras untuk melacak dan menelusuri dugaan tersebut.

“Tim saya lagi nyari siapa yang mengarahkan buzzer-buzzer itu,” ungkapnya. Pernyataan ini mengindikasikan adanya kecurigaan terhadap peran buzzer dalam kasus ini.

Menurut pandangan Dhani, pola serangan yang muncul dari akun-akun media sosial terhadap dirinya terasa sangat mencurigakan. Ia mengamati bahwa banyak akun yang memiliki aktivitas posting dan jumlah pengikut yang minim, namun justru sangat aktif dalam memberikan komentar negatif.

“Netizennya itu kan buzzer ya, followernya nol, postingnya nol. Ya masih begitu-begitulah kerjaannya gitu. Buzzer namanya buzzer kan postingan nol, follower nol. Nah, terus mereka masuk ke komen dan lain-lain. Ya kan kan saya ini kan sekarang kan bagian daripada partai penguasa. Ngertilah permainan seperti itu,” jelasnya. Dhani mengaitkan fenomena ini dengan posisinya saat ini sebagai anggota partai yang berkuasa, menyiratkan adanya permainan politik di baliknya.

Ketika ditanya apakah dirinya merasa dirugikan akibat kejadian ini, Dhani menjawab dengan tegas bahwa kondisi ini memang merugikan. Ia sedang dalam proses koordinasi untuk mencari dasar hukum atau alasan yang jelas mengapa akun Instagram-nya bisa dihilangkan begitu saja.

“Ya iyalah saya juga lagi koordinasi kan apa dasarnya kok bisa Instagram bisa seenaknya gitu menghilangkan Instagram seseorang gitu,” katanya. Dhani mempertanyakan kebijakan platform media sosial dalam mengambil tindakan terhadap akun pengguna.

Ia juga dengan tegas membantah anggapan bahwa dirinya sengaja menonaktifkan akun Instagram tersebut demi mencari sensasi atau membuat drama. Dhani menegaskan bahwa tindakannya bukan untuk mencari perhatian publik.

“Ngapain saya bikin drama kayak gituan, dan ini belum tentu bisa balik lagi loh,” tegasnya. Ia menyiratkan bahwa hilangnya akun tersebut bisa jadi permanen dan bukan sekadar penonaktifan sementara.

Meskipun Dhani mengaku sudah memiliki kecurigaan kuat terhadap pihak-pihak tertentu yang mungkin terlibat, ia memilih untuk belum mengungkapkan identitas mereka ke publik saat ini. Keputusan ini diambil demi kehati-hatian dalam proses penelusuran lebih lanjut.

Baca juga: DPR Puji Menkominfo Atasi Konten Ujaran Kebencian

“Ya ada lah sejak dulu. Ada deh,” tandasnya. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa kecurigaan tersebut sudah ada sejak lama dan bukan merupakan hal baru baginya.