Trump Sebut Iran ‘Bermain Api’, Namun Tetap Ingin Berdamai dengan AS

oleh -5 Dilihat
Trump Sebut Iran 'Bermain Api', Namun Tetap Ingin Berdamai dengan AS

KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan tudingan bahwa Iran tengah bermain-main dengan pemerintahannya. Meski demikian, Trump menyatakan bahwa Teheran sebenarnya memiliki keinginan untuk mencapai kesepakatan damai dengan Washington.

“Yang tidak saya sukai dari Iran adalah mereka berbicara kepada saya dengan penuh hormat, lalu di televisi mereka berkata ‘Kami tidak berbicara dengan Presiden.’ Padahal saya baru saja berbicara… Mereka bermain-main. Tapi saya katakan, mereka ingin membuat kesepakatan,” ujar Trump kepada para wartawan pada Rabu, 6 Mei 2026.

Meskipun demikian, Trump memilih untuk tidak merinci lebih lanjut mengenai tindakan apa saja yang akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh pihak Iran.

“Nanti Anda akan tahu, karena saya akan memberi tahu. Mereka tahu apa yang harus dilakukan, dan tahu apa yang tidak boleh dilakukan,” tuturnya.

Sebelumnya, pada Minggu malam, Trump mengumumkan inisiatif yang diberi nama “Project Freedom”. Tujuannya adalah untuk membantu kapal-kapal yang mengalami kendala dan terjebak di Selat Hormuz agar dapat keluar dari wilayah tersebut.

Namun, laporan dari media nasional Iran, IRIB, pada Senin, menyatakan bahwa militer Iran telah berhasil mencegah kapal AS memasuki Selat Hormuz dengan menembakkan dua rudal ke arah kapal perang. Klaim ini kemudian dibantah oleh Komando Pusat AS.

Situasi konflik antara kedua negara dilaporkan mengalami peningkatan intensitas sejak tanggal 28 Februari. Pada tanggal tersebut, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap sejumlah target di Iran, yang mengakibatkan kerusakan dan korban di kalangan warga sipil.

Selanjutnya, pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan adanya gencatan senjata yang berlaku selama dua pekan. Akan tetapi, upaya perundingan lanjutan yang dilaksanakan di Islamabad berakhir tanpa mencapai kesepakatan yang konkret.

Baca juga: Klasemen Grup B Piala Asia U-17: Jepang Memimpin, Indonesia di Posisi Kedua

Trump kemudian memutuskan untuk memperpanjang masa penghentian serangan. Langkah ini diambil dengan tujuan memberikan waktu yang cukup bagi Iran untuk menyusun sebuah “proposal terpadu” sebagai dasar negosiasi selanjutnya.