Vika Chu Pindah Profesi dari Akting ke DJ

oleh -6 Dilihat
Vika Chu Pindah Profesi dari Akting ke DJ

KabarDermayu.com – Vika Chu, yang sebelumnya dikenal luas di dunia seni peran, kini memilih untuk menapaki jalan karier yang berbeda dengan mendedikasikan dirinya secara serius sebagai seorang Disc Jockey (DJ).

Keputusan besar ini tidak diambil begitu saja, melainkan melalui sebuah proses yang matang, pertimbangan kenyamanan, serta penyesuaian prioritas hidup yang membuatnya mantap untuk sementara waktu meninggalkan gemerlap dunia akting.

Vika Chu mengungkapkan rasa terkejutnya atas sambutan positif yang luar biasa dari publik terhadap kiprah barunya sebagai seorang DJ. Sejak awal, niatnya hanyalah untuk terus berkarya secara konsisten di bidang yang ia cintai.

“Sungguh tidak menyangka, karena saya konsisten berkarya di dunia DJ tanpa sadar ternyata banyak sekali yang memberikan dukungan,” ujar Vika saat dihubungi pada hari Senin, 4 Mei 2026.

Dukungan yang mengalir deras ini menjadi salah satu faktor penguat yang semakin membulatkan tekadnya untuk serius menekuni profesi sebagai DJ. Ia merasa bahwa apa yang sedang ia jalani saat ini telah berhasil menyentuh hati para penikmat musik.

Bagi Vika, yang memiliki nama asli Suci Wulandari, dunia DJ menawarkan sebuah ruang ekspresi yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan dunia akting. Di panggung DJ, ia merasa memiliki kebebasan yang lebih besar untuk bereksplorasi, terutama dalam hal pemilihan musik dan interaksi langsung dengan para penonton.

“Saya merasa sangat nyaman karena bisa bertemu dengan teman-teman yang memiliki frekuensi atau selera yang sama dan sangat menyenangkan,” tuturnya.

Baca juga: Perjalanan KRL Terganggu Akibat Sambaran Petir di Jalur Green Line

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan kariernya menjadi seorang DJ bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Vika membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk mendalami dan mengasah kemampuannya sebelum akhirnya resmi debut sebagai DJ pada akhir tahun 2025. Proses pembelajaran yang panjang ini menegaskan bahwa keputusannya bukanlah sekadar coba-coba, melainkan sebuah hasil dari keseriusan dan dedikasi.

Meskipun namanya sudah dikenal luas melalui berbagai proyek akting, termasuk perannya dalam film seperti “Second Account”, Vika memutuskan untuk menunda sementara aktivitasnya di dunia seni peran. Keputusan ini bukan karena hilangnya minat terhadap akting, melainkan lebih disebabkan oleh bentrokan jadwal yang tidak dapat dihindari.

“Sebenarnya ada tawaran akting yang masuk, namun selalu saja jadwalnya berbenturan dengan jadwal manggung DJ, sehingga untuk saat ini saya memutuskan untuk fokus terlebih dahulu pada karier DJ,” jelasnya.

Selain fokus pada kualitas penampilannya dalam membawakan musik, Vika juga sangat memperhatikan aspek penampilan dirinya di atas panggung sebagai bagian dari identitasnya. Ia bahkan terlibat langsung dalam proses mendesain beberapa kostum yang ia kenakan saat tampil.

“Untuk urusan kostum, ada beberapa yang saya desain sendiri, ada juga yang saya dapatkan dari butik ternama, bahkan ada juga yang saya pesan dari luar negeri. Hal ini dikarenakan tubuh saya yang mungil terkadang menyulitkan saya untuk menemukan busana yang pas,” pungkasnya.

Gaya penampilan yang unik dan khas ini menjadi salah satu strategi Vika dalam membangun citra diri atau *branding* agar mudah dikenali dan diingat oleh para penontonnya.