KabarDermayu.com – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi melepas kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (PORSENITAS) XIII Tahun 2026 Kota Cirebon. Acara pelepasan ini juga menjadi momen penting untuk memberikan penghargaan kepada para atlet dan seniman berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Cirebon dalam berbagai ajang.
Dalam sambutannya di Balai Kota Cirebon, Wali Kota Effendi Edo menekankan pentingnya semangat sportivitas dan kebersamaan dalam PORSENITAS XIII. Ia berharap para kontingen dapat menunjukkan performa terbaik mereka, tidak hanya dalam meraih prestasi, tetapi juga dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pondok pesantren.
PORSENITAS merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan setiap beberapa tahun sekali, mempertemukan santri-santri terbaik dari seluruh penjuru negeri. Acara ini tidak hanya menguji kemampuan fisik para atlet, tetapi juga kecerdasan spiritual dan seni para seniman muda pondok pesantren.
Effendi Edo juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang keras dalam persiapan. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan kami atas dedikasi dan kerja keras kalian. Kalian adalah kebanggaan Kota Cirebon,” ujar Wali Kota.
Pemberian penghargaan ini mencakup berbagai kategori, mulai dari cabang olahraga hingga seni pertunjukan. Para penerima penghargaan adalah mereka yang telah berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu dalam kompetisi tingkat regional maupun nasional, serta mereka yang menunjukkan inovasi dan kreativitas luar biasa dalam bidang seni.
Lebih lanjut, Wali Kota berharap PORSENITAS XIII ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar santri dari berbagai daerah. Ia juga menekankan peran penting pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan berwawasan luas.
Kegiatan PORSENITAS XIII sendiri dijadwalkan akan berlangsung di sebuah kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Kontingen Kota Cirebon akan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga seperti sepak bola, bola voli, atletik, serta cabang seni seperti kaligrafi, tilawah, dan drama.
Semangat juang para santri tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari proses pembelajaran dan pengalaman yang didapat. Wali Kota berpesan agar para kontingen dapat menjaga nama baik Kota Cirebon, bersikap santun, dan selalu rendah hati, baik saat menang maupun saat kalah.
Pelepasan kontingen ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon, para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta keluarga besar para atlet dan seniman yang akan berangkat.
Dukungan dari masyarakat Kota Cirebon juga menjadi motivasi tersendiri bagi para kontingen. Berbagai elemen masyarakat menyatakan optimisme bahwa kontingen Kota Cirebon akan mampu memberikan yang terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan.
PORSENITAS merupakan representasi dari kekayaan budaya dan potensi santri Indonesia. Melalui ajang ini, diharapkan dapat lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keilmuan agama, tetapi juga memiliki talenta di bidang olahraga dan seni, serta mampu berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.
Wali Kota Effendi Edo menutup pidatonya dengan doa dan harapan agar seluruh kontingen diberi kelancaran, kesehatan, dan keberhasilan dalam setiap pertandingan dan penampilan mereka di PORSENITAS XIII. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian acara.
Pemberian penghargaan kepada atlet berprestasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Cirebon untuk terus mendorong dan mengapresiasi setiap pencapaian warganya, terutama para pemuda yang memiliki potensi besar di berbagai bidang. Diharapkan, momentum ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita.





