Ono Surono Dorong Percepatan Revitalisasi TPI Mina Bahari Eretan

oleh -5 Dilihat
Ono Surono Dorong Percepatan Revitalisasi TPI Mina Bahari Eretan

KabarDermayu.com – Kondisi infrastruktur sektor kelautan di Kabupaten Indramayu kini menjadi sorotan serius di tingkat legislatif Jawa Barat. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja langsung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Bahari yang berlokasi di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, untuk memetakan tantangan nyata yang dihadapi para nelayan setempat.

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas aspirasi masyarakat pesisir yang mengharapkan adanya perubahan signifikan pada fasilitas pendukung perekonomian mereka. TPI Mina Bahari Eretan Kulon sendiri merupakan salah satu urat nadi ekonomi nelayan di kawasan Indramayu bagian barat yang perannya sangat vital dalam distribusi hasil tangkapan laut.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Ono Surono menyoroti pentingnya percepatan revitalisasi infrastruktur TPI. Menurutnya, kondisi fasilitas yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai untuk menampung volume aktivitas bongkar muat ikan yang terus meningkat, sehingga diperlukan sentuhan renovasi agar operasional nelayan menjadi lebih efisien dan higienis.

Pentingnya Revitalisasi bagi Ekonomi Nelayan

Revitalisasi sebuah Tempat Pelelangan Ikan bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Bagi nelayan di Eretan Kulon, TPI yang representatif akan berdampak langsung pada kualitas kesegaran ikan yang dijual. Fasilitas yang memadai akan menjaga rantai dingin (cold chain) tetap terjaga, sehingga harga jual ikan di tingkat nelayan bisa lebih kompetitif di pasar regional maupun nasional.

Ono Surono menegaskan bahwa pihaknya akan segera mendorong pemerintah terkait untuk memprioritaskan anggaran bagi perbaikan TPI Mina Bahari. Ia memandang bahwa sektor perikanan di Indramayu adalah salah satu pilar ketahanan pangan yang harus didukung dengan infrastruktur yang modern dan tertata.

Beberapa poin utama yang menjadi catatan dalam kunjungan tersebut antara lain:

  • Perlunya perbaikan sistem drainase dan kebersihan lingkungan di area pelelangan.
  • Peningkatan kapasitas dermaga agar akses bongkar muat kapal nelayan tidak terhambat.
  • Modernisasi manajemen pelelangan untuk memastikan transparansi harga bagi nelayan kecil.
  • Penyediaan fasilitas penunjang seperti gudang pendingin atau cold storage yang lebih memadai.

Sinergi Antar-Lembaga untuk Kemajuan Pesisir

Sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono berjanji akan membawa isu ini ke dalam agenda pembahasan di tingkat provinsi. Ia menyadari bahwa kewenangan dalam pengelolaan TPI seringkali melibatkan koordinasi lintas sektoral, mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga kementerian terkait.

“Kita harus memastikan bahwa nelayan mendapatkan hak atas fasilitas yang layak. Revitalisasi ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat pesisir Eretan Kulon,” ujar Ono di sela-sela peninjauannya.

Selain meninjau fisik bangunan, Ono juga berdialog langsung dengan para pelaku usaha perikanan dan nelayan yang berada di lokasi. Dari dialog tersebut, terungkap bahwa kendala utama yang dihadapi nelayan bukan hanya soal bangunan, tetapi juga aksesibilitas dan kemudahan birokrasi dalam operasional harian di area TPI.

Harapan Baru bagi Warga Eretan Kulon

Masyarakat setempat menyambut positif langkah proaktif yang diambil oleh Ono Surono. Bagi warga Eretan Kulon, kehadiran wakil rakyat yang turun langsung ke lapangan memberikan harapan bahwa aspirasi mereka akan segera didengar dan direalisasikan dalam bentuk kebijakan konkret.

Revitalisasi TPI Mina Bahari diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah infrastruktur di Indramayu, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi di TPI akan meningkat, yang pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup para nelayan dan pelaku usaha kecil di sekitar kawasan Eretan Kulon.

Langkah selanjutnya yang akan diambil adalah melakukan sinkronisasi data kebutuhan di lapangan dengan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Ono Surono berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga tahap perencanaan dan eksekusi, demi memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya komunitas nelayan di Jawa Barat.

Ke depan, diharapkan TPI Mina Bahari tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli ikan, melainkan berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis kelautan yang mampu menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Indramayu secara berkelanjutan.