Grandong Terbakar di Indramayu, Kerugian Ekonomi Akibat BBM Eceran

oleh -5 Dilihat
Grandong Terbakar di Indramayu, Kerugian Ekonomi Akibat BBM Eceran

KabarDermayu.com – Sebuah insiden kebakaran kendaraan roda empat jenis Suzuki Carry atau yang kerap disebut warga lokal sebagai ‘Grandong‘ terjadi di ruas jalan Desa Cidempet, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (19/9/2026).

Peristiwa yang menghebohkan warga sekitar ini terjadi di tengah arus lalu lintas siang hari. Mobil yang sedang melaju tiba-tiba mengeluarkan api yang dengan cepat merambat ke seluruh bagian bodi kendaraan hingga menyisakan kerangka besi.

Kronologi Kejadian di Lokasi

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul dari bagian mesin mobil saat kendaraan tengah melintas di jalanan desa. Pengemudi yang menyadari adanya kepulan asap tebal segera menepikan kendaraan dan berusaha melakukan tindakan penyelamatan diri sebelum api membesar.

Kondisi di lokasi kejadian sempat mencekam. Warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tidak berani mendekat karena besarnya kobaran api yang membumbung tinggi. Situasi semakin diperparah dengan adanya muatan bahan bakar minyak (BBM) eceran di dalam kendaraan tersebut.

BBM Eceran Memicu Kobaran Api

Salah satu faktor utama yang menyebabkan api sulit dipadamkan adalah keberadaan BBM eceran yang tersimpan di dalam mobil. Bahan bakar yang bersifat mudah terbakar ini membuat api merambat dengan sangat cepat dan melahap seluruh bagian mobil dalam waktu singkat.

Dalam peristiwa ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Pengemudi berhasil keluar dari kendaraan sebelum api menjilat bagian kabin pengemudi. Namun, kerugian materiil ditaksir cukup besar mengingat kondisi mobil yang habis terbakar dan tidak bisa lagi diselamatkan.

Pentingnya Keamanan Transportasi BBM

Kejadian di Desa Cidempet ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan bahaya membawa bahan bakar minyak dalam jumlah besar di kendaraan pribadi tanpa standar keamanan yang memadai. Mengangkut BBM dengan wadah yang tidak diperuntukkan bagi bahan kimia berbahaya sangat berisiko memicu korsleting listrik atau percikan api yang berakibat fatal.

Pihak kepolisian setempat segera melakukan olah TKP guna memastikan penyebab awal munculnya api. Selain itu, petugas juga mengatur lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan akibat warga yang penasaran melihat bangkai mobil yang terbakar.

Langkah Pencegahan Kedepan

Bagi masyarakat Indramayu, peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran berharga. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam berkendara, terutama yang membawa muatan berisiko, antara lain:

  • Selalu melakukan pengecekan rutin pada sistem kelistrikan mesin kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh maupun dekat.
  • Menghindari penyimpanan bahan yang mudah terbakar di dalam kabin mobil tanpa prosedur keamanan yang sesuai.
  • Memastikan kondisi mesin dalam keadaan prima untuk mencegah adanya kebocoran bahan bakar atau korsleting arus pendek.
  • Menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kendaraan sebagai langkah pertolongan pertama jika terjadi keadaan darurat.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai mobil Grandong tersebut telah berhasil dievakuasi dari badan jalan. Arus lalu lintas di Desa Cidempet pun kembali normal setelah sempat terhambat akibat proses pemadaman dan pembersihan material sisa kebakaran.

Pemerintah daerah dan instansi terkait terus mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak mengabaikan prosedur keselamatan berkendara. Keamanan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan kesadaran setiap individu pengguna kendaraan bermotor dalam memastikan setiap barang yang dibawa tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain di sekitar.

Informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya keselamatan berkendara di wilayah Indramayu dan sekitarnya.