Bukti Kualitas Pertamina Patra Niaga: Produk Lokal Berdaya Saing

oleh -7 Dilihat
Bukti Kualitas Pertamina Patra Niaga: Produk Lokal Berdaya Saing

KabarDermayu.com – Ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) menjadi panggung pembuktian bagi potensi ekonomi kreatif lokal. Melalui partisipasi aktif dalam gelaran fesyen terbesar di Indonesia tersebut, Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong UMKM Mitra Binaan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kehadiran Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Tina Talisa, di booth UMKM Mitra Binaan pada Selasa, 4 Agustus 2026, menjadi sorotan utama. Dalam kunjungannya, Tina menyaksikan langsung keberagaman karya anak bangsa yang kini memiliki standar kualitas tinggi, mulai dari busana, batik, tenun, hingga kerajinan kulit dan perhiasan.

Transformasi UMKM melalui Pendampingan Terpadu

Sebanyak 11 UMKM Mitra Binaan dari berbagai pelosok daerah, seperti Riau hingga Nusa Tenggara Barat, dilibatkan dalam pameran ini. Keikutsertaan mereka bukan sekadar ajang promosi, melainkan hasil dari proses pendampingan panjang yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga.

“Dengan pendampingan dari Pertamina Patra Niaga, para pelaku UMKM memperoleh akses pelatihan, penguatan legalitas usaha, hingga pada akhirnya seperti saat ini berkesempatan memperluas pasar di Indonesia Fashion Week. Ini menjadi bukti bahwa produk lokal Indonesia memiliki kualitas yang sangat membanggakan,” ujar Tina Talisa.

Program pembinaan ini dirancang secara komprehensif. Perusahaan tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga fokus pada penguatan legalitas, peningkatan manajemen bisnis, hingga akses pemasaran digital dan fisik. Langkah ini diambil untuk memastikan UMKM lokal tidak hanya tumbuh, tetapi juga berdaya saing di tengah tantangan pasar global.

Membangun Jejaring dan Identitas Produk

Senada dengan hal tersebut, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menekankan bahwa IFW 2026 merupakan jembatan emas bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas. Ajang ini memberikan ruang bagi para mitra binaan untuk membangun jejaring dengan para profesional di industri fesyen.

Menurut Kitty, keikutsertaan dalam pameran berskala nasional seperti IFW sangat krusial bagi UMKM untuk memperkuat identitas merek mereka. Dengan berinteraksi langsung bersama pelaku industri lainnya, para pelaku UMKM dapat lebih mudah membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih besar di masa mendatang.

Kisah Sukses Mitra Binaan

Dampak nyata dari program pembinaan ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Aisha Nadia, pemilik Dimas Batik asal Tasikmalaya, berbagi cerita bagaimana dukungan Pertamina Patra Niaga mengubah peta bisnisnya. Sebelum bergabung sebagai mitra binaan, usahanya masih terbatas pada skala rumahan dan pemasaran daring.

Berkat pendampingan tersebut, Aisha kini telah memiliki galeri fisik sendiri. Pameran di IFW 2026 pun menjadi momen berharga baginya untuk bertemu langsung dengan pelanggan yang sebelumnya hanya bisa ia sapa melalui layar gawai. Baginya, kehadiran di ajang bergengsi ini adalah langkah besar untuk memperkenalkan kekayaan batik Tasikmalaya ke audiens yang lebih masif.

Dukungan Berkelanjutan untuk Ekonomi Daerah

Langkah Pertamina Patra Niaga ini mencerminkan strategi perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan sektor mikro. Dengan memberikan wadah bagi talenta-talenta daerah untuk unjuk gigi, perusahaan tidak hanya sekadar menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi juga menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif.

Keberhasilan para UMKM di IFW 2026 diharapkan dapat memicu semangat pelaku usaha lainnya di seluruh Indonesia. Fokus pada kualitas, inovasi, dan kemauan untuk berkolaborasi menjadi kunci utama bagi produk lokal untuk tetap relevan dan dicintai oleh pasar domestik maupun mancanegara.