Inisiatif Pertamina Patra Niaga Majukan Pendidikan Generasi Muda

oleh -8 Dilihat
Inisiatif Pertamina Patra Niaga Majukan Pendidikan Generasi Muda

KabarDermayu.com – Upaya nyata dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing terus digalakkan oleh PT Pertamina Patra Niaga. Melalui serangkaian Inisiatif strategis di sektor pendidikan, perusahaan energi ini menegaskan perannya dalam memperkuat akses belajar serta pembentukan karakter anak-anak di berbagai wilayah operasional Indonesia.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian integral dari program Community Involvement and Development (CID). Fokus utama dari program ini mencakup peningkatan mutu lingkungan belajar, pengembangan karakter siswa, dan penyediaan akses pendidikan yang inklusif.

Pertamina Patra Niaga memandang bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi masa depan bangsa. Dengan menyentuh langsung masyarakat di sekitar wilayah operasional, perusahaan berharap dapat memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi generasi penerus.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Melalui Integrated Terminal Bitung, perusahaan mengembangkan program Rumah Anak Pesisir (RASI). Program ini dirancang sebagai wadah pendidikan nonformal yang mengadaptasi metode pembelajaran kreatif dan kontekstual sesuai dengan kehidupan anak-anak di pesisir pantai.

“Dengan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, program ini mendorong anak-anak untuk mengenali potensi diri, menumbuhkan karakter positif, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka tumbuh,” ujar Kitty sebagaimana dikutip pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Program RASI sendiri tidak hanya sekadar memberikan materi akademik. Sejak dimulai pada tahun 2023, inisiatif ini telah berhasil menjangkau lebih dari 145 anak di kawasan Pemukiman Candi, Kelurahan Bitung Barat I. Berbagai kegiatan edukatif telah diselenggarakan selama dua tahun terakhir, di antaranya:

  • Festival Anak Pesisir sebagai ajang kreativitas.
  • Misi Pelestarian Pesisir untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan.
  • Pengembangan kapasitas bagi tutor lokal agar kualitas pengajaran tetap terjaga.
  • Berbagai kegiatan prakarya serta peringatan hari besar nasional.

Chika, selaku penggerak di Rumah RASI, menekankan bahwa semangat utama dari gerakan ini adalah kesetaraan hak atas kasih sayang dan pendidikan. Baginya, perubahan besar dalam dunia pendidikan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten dan didasari oleh kepedulian yang tulus.

Di sisi lain, semangat serupa juga digelorakan di Cilacap, Jawa Tengah. Melalui Relawan Pertamina Peduli (Relpi), Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cilacap sukses menjalankan program Tanam Energi Barokah (TEBAR) 4.0. Program ini berfokus pada penguatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Dalam aksi sosial tersebut, Relpi berhasil menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp10 juta yang bersumber dari donasi pekerja dan keluarga besar Pertamina. Bantuan ini disalurkan kepada SD Negeri Bojong 03, Kecamatan Kawunganten, dalam bentuk:

  • Perlengkapan pendukung kelas seperti papan tulis.
  • Alat penunjang administrasi sekolah berupa printer.
  • Fasilitas kebersihan lingkungan sekolah.
  • Paket alat tulis lengkap bagi para siswa.

Koordinator Program TEBAR 4.0, Farras Khibban, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kolektif dari insan Pertamina. Ia berharap dukungan tersebut dapat memacu semangat belajar anak-anak di Cilacap agar mereka tetap konsisten dalam meraih cita-cita meski di tengah keterbatasan fasilitas.

Secara keseluruhan, inisiatif yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga ini menunjukkan bagaimana sektor korporasi dapat bersinergi dengan masyarakat dalam memajukan kualitas pendidikan. Dengan mengintegrasikan aspek karakter, lingkungan, dan sarana belajar, perusahaan berupaya memastikan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh generasi muda secara luas.