BRINlock: Beton Berkualitas Tinggi

by -4 Views
BRINlock: Beton Berkualitas Tinggi

KabarDermayu.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM-BRIN) telah memperkenalkan sebuah inovasi terobosan untuk sektor konstruksi pesisir, yaitu sebuah unit lapis lindung bernama BRINlock.

BRINlock dirancang sebagai generasi terbaru dari unit lapis lindung yang dirancang khusus untuk memperkuat struktur pemecah gelombang atau breakwater. Inovasi ini hadir sebagai respons terhadap tantangan yang semakin kompleks akibat perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut.

Selain itu, BRINlock juga menjadi solusi atas keterbatasan pasokan batu alam berukuran besar yang seringkali menjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur pesisir. Kebutuhan akan efisiensi material juga menjadi salah satu pendorong utama pengembangan teknologi ini.

Menurut M. Zuhdan Jauzi, seorang Peneliti di Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, BRINlock dikembangkan sebagai unit lapis lindung yang berfungsi dalam satu lapisan saja. Desainnya yang teratur dan memiliki kemampuan interlocking atau saling mengunci yang kuat, memberikan stabilitas hidrolik yang superior.

Baca juga di sini: Rencana Pernikahan Dul Jaelani Diungkap Ahmad Dhani Setelah Acara El Rumi Selesai

Pengembangan BRINlock juga bertujuan untuk mengurangi volume beton yang dibutuhkan dalam pembangunan. Hal ini menjadikan BRINlock sebagai alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, dengan jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional.

Proses pengembangan BRINlock melibatkan serangkaian tahapan riset yang mendalam. BRIN telah melakukan desain berbasis pemodelan komputer menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) dengan perangkat lunak ANSYS.

Selanjutnya, dilakukan pembuatan model menggunakan teknologi CNC (Computer Numerical Control) yang presisi. Ratusan benda uji pun diproduksi untuk memastikan kualitas dan performa BRINlock.

Hasil pengujian stabilitas hidrolik menunjukkan performa yang sangat menjanjikan. Dalam kondisi tertentu, BRINlock berhasil mencatat nilai koefisien stabilitas (Kd) sebesar 20,54.

Angka ini mengindikasikan kinerja yang lebih unggul jika dibandingkan dengan beberapa desain unit lapis lindung sebelumnya yang telah ada.

Zuhdan menambahkan bahwa dengan mempertimbangkan faktor keamanan, nilai stabilitas BRINlock tetap terjaga pada level yang tinggi. Nilai tersebut kemudian direduksi menjadi 13, memastikan desainnya lebih aman untuk diaplikasikan di lapangan.

Melihat potensi besar dari BRINlock, BRIN telah mengambil langkah strategis untuk melindungi kekayaan intelektualnya. Naskah dan dokumen paten telah disusun dan diajukan ke Direktorat Paten Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

Proses pengajuan paten ini telah melalui tahap awal di Direktorat Manajemen Kekayaan Intelektual (DMKI) BRIN pada September 2024. Saat ini, dokumen tersebut sedang dalam proses finalisasi untuk mendapatkan status Granted Patent.

Pengembangan BRINlock diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan sebagai solusi inovatif dalam pembangunan infrastruktur pesisir. Teknologi ini menawarkan efisiensi, kekuatan, dan keberlanjutan lingkungan yang lebih baik.

Ke depannya, BRINlock berpotensi untuk diaplikasikan secara luas dalam berbagai proyek perlindungan pantai di seluruh Indonesia, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur pesisir yang tangguh menghadapi perubahan iklim.