Anwar Hafid: Kinerja Gubernur Sulteng Dibahas Generasi Z

oleh -7 Dilihat
Anwar Hafid: Kinerja Gubernur Sulteng Dibahas Generasi Z

KabarDermayu.com – Kinerja Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menuai apresiasi positif dari kalangan generasi muda atau Gen Z. Hal ini terungkap dalam survei nasional terbaru yang diselenggarakan oleh Muda Bicara ID.

Dalam survei tersebut, Anwar Hafid berhasil masuk dalam jajaran 10 besar gubernur terbaik versi generasi muda. Ia meraih skor 7,00 persen, menjadikannya satu-satunya perwakilan dari Pulau Sulawesi yang berhasil menembus daftar bergengsi ini.

Keberhasilan ini didasari oleh penilaian Gen Z terhadap konsistensi Anwar Hafid dalam mendorong pembangunan daerah. Sektor infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal dinilai menjadi area yang mendapat perhatian khusus.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang signifikan, terutama didorong oleh kebijakan hilirisasi nikel, turut berkontribusi pada penilaian positif ini. Anwar Hafid dianggap mampu mengoptimalkan potensi daerah, yang pada gilirannya membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda.

Rilis nasional dari lembaga survei tersebut menyatakan bahwa Anwar Hafid dinilai membawa semangat pembangunan daerah yang konsisten. Fokus pada sektor infrastruktur dan ekonomi lokal yang berkembang pesat berkat hilirisasi nikel menjadi poin penting dalam apresiasi ini.

Baca juga di sini: Pentingnya Deteksi Dini Infeksi: Demam Bukan Sekadar Gejala Biasa

Pencapaian ini menegaskan posisi Anwar Hafid sebagai figur pemimpin yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penilaian tidak lagi hanya sebatas popularitas, melainkan lebih kepada dampak konkret dari kebijakan terhadap kesejahteraan dan prospek ekonomi masa depan.

Lebih lanjut, keberhasilan ini juga ditopang oleh implementasi program unggulan Anwar Hafid yang dikenal sebagai 9 Program Berani. Dua program yang paling disorot adalah Berani Cerdas dan Berani Sehat, yang fokus pada penyediaan pendidikan dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Program Berani Cerdas memberikan bantuan beasiswa bagi para pelajar di tingkat SMA, sederajat, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Sementara itu, program Berani Sehat menawarkan layanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sulawesi Tengah, tanpa memandang status kepesertaan BPJS.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 19.000 siswa telah merasakan manfaat dari program pendidikan gratis tersebut. Di sisi lain, tercatat 164.627 warga telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Angka-angka ini sejalan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tengah pada tahun 2025. Badan Pusat Statistik mencatat IPM Sulteng mencapai 72,82, yang merupakan peningkatan sebesar 0,58 poin atau 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di seluruh dimensi pembangunan manusia.

Survei Muda Bicara ID sendiri dilaksanakan pada periode 1 hingga 30 Maret 2026. Survei ini bertujuan untuk menangkap potret awal kepuasan dan harapan generasi muda terhadap kepemimpinan daerah. Hasil survei ini menjadi bagian dari upaya untuk membaca arah persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam rilisnya, lembaga survei tersebut menyatakan bahwa survei ini dirancang untuk memetakan opini, persepsi, dan pandangan generasi muda terhadap pemerintahan dan kebijakan yang dijalankan.

Pentingnya suara anak muda dalam evaluasi kepemimpinan semakin terlihat dari hasil survei secara nasional. Di posisi teratas, Sherly Tjoanda meraih 18,50 persen, diikuti oleh Pramono Anung dengan 17,30 persen, dan Dedi Mulyadi dengan 17,10 persen.

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan HB X, menempati posisi keempat dengan 15,00 persen, disusul oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dengan 7,20 persen. Anwar Hafid berada di peringkat keenam dengan perolehan 7,00 persen.

Selanjutnya, Mahyedi Ansharullah dari Sumatera Barat meraih 6,20 persen. Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara, berada di peringkat berikutnya dengan 3,10 persen, diikuti oleh I Wayan Koster dari Bali dengan 2,40 persen.

Posisi kesepuluh ditempati oleh Lalu M Iqbal dari NTB dengan 1,20 persen. Sementara itu, gubernur-gubernur lainnya secara kolektif mengumpulkan 5,1 persen dalam survei tersebut.