KabarDermayu.com – Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan peringatan perjalanan tingkat 3 ke Uni Emirat Arab (UEA) menyusul potensi ancaman serangan udara dari Iran.
Peringatan ini dikeluarkan pada Senin, 4 Mei 2026, setelah Kementerian Dalam Negeri UEA mengeluarkan peringatan publik melalui ponsel mengenai ancaman udara. Sebelumnya, para pejabat telah mengonfirmasi bahwa negara tersebut menjadi sasaran rudal dan drone Iran.
Departemen Luar Negeri AS menekankan bahwa peringatan Level 3 tetap berlaku. Mereka mendesak warga negara AS untuk “mempertimbangkan kembali perjalanan ke UEA” dan meningkatkan kewaspadaan.
Baca juga: Menperin Lobi Menkeu Purbaya soal Insentif Kendaraan Listrik
Situasi ini terus dipantau secara ketat oleh para pejabat. Pembaruan lebih lanjut akan disampaikan seiring perkembangan situasi di lapangan.
Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai tetap beroperasi. Namun, mereka beroperasi di bawah status keberangkatan terjadwal, yang berarti personel yang dianggap tidak penting akan dipindahkan ke luar negeri.
Otoritas AS mengimbau warga yang berada di UEA untuk tetap waspada. Mereka diminta untuk memantau pembaruan resmi dan bersiap untuk skenario berlindung di tempat jika diperlukan.
Panduan pencegahan yang diberikan mencakup beberapa langkah penting. Warga disarankan untuk menghindari area dekat jendela selama insiden potensial.
Selain itu, penting untuk menyiapkan persediaan darurat yang memadai. Menjaga komunikasi dengan keluarga dan pejabat terkait juga menjadi prioritas.
Untuk layanan darurat di UEA, warga dapat menghubungi nomor 999. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut dari perwakilan AS, mereka dapat menghubungi Kedutaan Besar di Abu Dhabi atau Konsulat Jenderal di Dubai.
Informasi kontak dan panduan lebih rinci dapat diakses melalui situs web resmi kedutaan dan konsulat. Pengguna disarankan mengunjungi https://ae.usembassy.gov/services/ dan mencari bagian “U.S. Citizen Services Navigator” untuk memilih lokasi yang relevan.





