KabarDermayu.com – Musisi dan anggota DPR, Ahmad Dhani, mengambil langkah tak biasa setelah akun Instagram pribadinya mendadak hilang. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mendatangi Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi) untuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya akun tersebut.
Dhani menyatakan bahwa hilangnya akunnya bukanlah kejadian biasa. Ia menduga ada pihak tertentu yang secara sengaja memesan agar akunnya dihapus dari platform Instagram.
“Jadi akun saya itu di-take down bukan karena mass report, tapi karena pesanan khusus,” ungkapnya, seperti dikutip dari kanal YouTube Ahmad Dhani dalam Berita pada Selasa, 4 Mei 2026.
Pernyataan ini muncul setelah Dhani melakukan upaya penelusuran resmi terkait penyebab hilangnya akunnya. Ia mengaku telah melakukan pengecekan langsung ke Komdigi untuk memastikan apakah ada laporan resmi atau permintaan penghapusan akun yang masuk.
“Saya cek ke Kementerian Komdigi, ternyata enggak ada yang pesan ke sana. Ternyata ada yang pesan langsung ke Instagram,” tambahnya.
Temuan ini justru semakin memicu rasa penasaran Dhani. Ia menilai, jika memang ada permintaan langsung ke pihak Instagram, maka hal tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai siapa yang memiliki pengaruh sedemikian rupa hingga mampu melakukan tindakan tersebut.
Baca juga: Klaim IRGC: Kekuatan Militer AS Tak Akan Menang Melawan Iran
Meskipun demikian, Dhani memilih untuk tidak berspekulasi secara terbuka mengenai siapa dalang di balik peristiwa ini. Ia hanya memberikan sinyal bahwa ada pihak yang merasa terganggu dengan aktivitasnya di media sosial.
“Pastinya ketakutan,” katanya singkat.
Di tengah polemik yang berkembang, Dhani juga menegaskan bahwa segala aktivitasnya di media sosial, termasuk berbagai unggahan yang dibuat, bertujuan untuk melindungi keluarganya, khususnya sang putri.
“Pokoknya saya ini melakukan ini hanya untuk kenyamanan Shafeea aja,” jelasnya.
Selain dugaan adanya “pesanan khusus”, Dhani juga menyoroti maraknya akun anonim yang kerap menyerangnya di dunia maya. Ia menyebut banyak akun mencurigakan yang aktif berkomentar, namun tidak memiliki jejak aktivitas yang jelas.
“Memang banyak akun-akun robot yang menyerang. Akun-akun itu follower nol, posting nol,” tandasnya.





