Garuda Indonesia Pertahankan Peringkat idBBB dengan Memperkuat Kinerja

oleh -6 Dilihat
Garuda Indonesia Pertahankan Peringkat idBBB dengan Memperkuat Kinerja

KabarDermayu.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil mempertahankan peringkat korporasi pada level “idBBB” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Capaian ini menunjukkan bahwa perusahaan masih memadai dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya, meskipun industri penerbangan global masih menghadapi tantangan.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menyatakan bahwa stabilitas peringkat ini merupakan indikator penting dari kemajuan transformasi yang sedang dijalankan oleh Perseroan.

“Pemeliharaan peringkat ini mencerminkan penguatan fundamental keuangan yang kami jalankan secara konsisten dan terukur. Kami fokus pada pengelolaan likuiditas, efisiensi biaya, hingga optimalisasi pendapatan. Di tengah tekanan industri global yang masih berlanjut, capaian ini menjadi sinyal bahwa arah transformasi kami sudah on the track,” ujar Thomas dalam keterangannya pada Selasa, 5 Mei 2026.

Thomas menjelaskan bahwa peringkat tersebut didasarkan pada evaluasi laporan keuangan audit per 31 Desember 2025. Selain itu, PEFINDO juga mempertimbangkan proyeksi kinerja dan strategi transformasi berkelanjutan yang dijalankan oleh Perseroan. Rating ini berlaku efektif mulai 15 April 2026 hingga 1 April 2027.

Dalam klasifikasi PEFINDO, peringkat “idBBB” mengindikasikan profil kredit yang stabil. Ini berarti perusahaan memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi komitmen finansialnya, meskipun tetap rentan terhadap tekanan eksternal seperti volatilitas ekonomi dan situasi geopolitik global.

Lebih lanjut, Thomas menekankan bahwa pencapaian ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan para pemangku kepentingan. Kepercayaan ini timbul dari kemampuan Perseroan dalam menjaga stabilitas usaha dan mengelola risiko secara terukur.

Upaya akselerasi transformasi kinerja operasional Garuda Indonesia terus berlanjut sebagai fondasi keberlanjutan. Melalui enam pilar transformasi, yaitu Service Transformation & Customer Experience, Branding Transformation, Business Transformation, Operational Transformation, Digital Transformation, dan Human Capital Reinvention, Perseroan menargetkan hasil yang terukur.

Baca juga: Dua Bintang Cilik "Children of Heaven" Siap Sambut Adaptasi Film Nominasi Oscar

Tujuan utama dari pilar-pilar ini adalah memastikan fondasi jangka panjang Perseroan terbangun secara optimal dan semakin kompetitif di pasar.

Secara fundamental, perbaikan kinerja keuangan Garuda Indonesia terlihat jelas. Posisi ekuitas perusahaan kembali positif dengan angka US$91,9 juta per akhir 2025. Selain itu, kas dan setara kas juga mengalami peningkatan menjadi US$943,4 juta.

Peningkatan ini secara signifikan memperkuat fleksibilitas keuangan Perseroan. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan operasional serta mendukung agenda transformasi jangka panjang yang telah dicanangkan.

Meskipun PEFINDO menyoroti adanya potensi outlook negatif yang sejalan dengan potensi tekanan industri global akibat situasi geopolitik, Garuda Indonesia tetap memandang optimis terhadap prospek usahanya ke depan.

Optimisme ini didukung oleh penguatan struktur keuangan, peningkatan disiplin operasional, serta akselerasi pemulihan kapasitas produksi yang terus diupayakan.

“Kami akan terus menjaga momentum perbaikan kinerja ini secara konsisten. Fokus kami tidak hanya pada stabilitas jangka pendek, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis melalui struktur keuangan yang semakin sehat dan resilient melalui berbagai inisiatif yang kami jalankan,” pungkas Thomas.