Rusia Perketat Keamanan Pasca Ancaman Kudeta dan Pembunuhan Putin

oleh -5 Dilihat
Rusia Perketat Keamanan Pasca Ancaman Kudeta dan Pembunuhan Putin

KabarDermayu.com – Keamanan super ketat yang belum pernah terjadi sebelumnya diterapkan di Kremlin dalam beberapa pekan terakhir. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi target kudeta atau upaya pembunuhan.

Detail-detail sensitif ini terungkap dalam sebuah laporan yang disusun oleh badan intelijen negara Uni Eropa. Laporan tersebut diperoleh oleh reporter dari Important Stories, sebuah media investigasi Rusia terkemuka.

Laporan itu menggambarkan Kremlin dalam kondisi “siaga tinggi” sejak awal Maret 2026. Kekhawatiran utama adalah adanya “risiko rencana atau upaya kudeta terhadap presiden Rusia.”

Secara spesifik, Putin dikabarkan khawatir akan penggunaan drone untuk upaya pembunuhan. Targetnya adalah para anggota elit politik Rusia yang dinilai berpotensi mengancam.

Dalam laporan tersebut, nama Sergei Shoigu, mantan Menteri Pertahanan dan kini Sekretaris Dewan Keamanan, disebut sebagai “aktor yang berpotensi men-destabilisasi.” Hal ini mengindikasikan adanya ketegangan internal di kalangan petinggi Rusia.

Dokumen itu juga merinci pertemuan tegang yang digelar Putin. Pertemuan ini terjadi setelah pembunuhan seorang letnan jenderal di Moskow pada 22 Desember 2025. Saat itu, para pejabat keamanan tinggi saling menyalahkan atas kegagalan mencegah serangan tersebut.

Meskipun laporan tidak merinci bagaimana badan intelijen Eropa mendapatkan informasi tersebut, hal ini menunjukkan adanya akses yang luar biasa terhadap diskusi tingkat tinggi yang sangat rahasia.

Important Stories telah menerbitkan teks dokumen tersebut secara lengkap. Keputusan ini diambil dengan alasan kepentingan publik dan setelah melakukan penguatan independen atas beberapa detail yang ada.

“Ini adalah salah satu berita terpenting tentang Rusia dalam beberapa waktu terakhir,” tulis Roman Anin, penerbit media tersebut. “Kita menyaksikan transisi rezim Rusia menjadi negara yang pada dasarnya berbeda.”

Sebagai bagian dari langkah keamanan ekstrem, staf yang bekerja dekat dengan Putin dilarang menggunakan telepon seluler atau transportasi umum. Peraturan ini diberlakukan oleh Layanan Perlindungan Federal (FSO), badan yang bertugas melindungi pejabat tinggi Rusia.

Sistem pengawasan bahkan dipasang di rumah para juru masak, fotografer, dan pengawal Putin. Hal ini menunjukkan tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi terhadap potensi ancaman.

Selain itu, Putin dan keluarganya dilaporkan tidak lagi mengunjungi kediaman mereka di wilayah Moskow. Presiden juga tidak pernah muncul di lokasi militer sepanjang tahun ini.

Beberapa informasi dalam laporan tersebut telah dikonfirmasi secara independen. Salah satunya adalah klaim seorang mantan perwira Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia (FSB) kepada wartawan bahwa FSO, bukan FSB, bertanggung jawab atas pemadaman internet skala besar yang terjadi baru-baru ini di Moskow.

Seorang perwira FSB yang masih aktif juga mengonfirmasi adanya kesulitan dalam mendapatkan otorisasi penyadapan untuk investigasi kriminal. Hal ini disebabkan oleh pengalihan semua peralatan untuk memantau pemerintah dan badan-badan negara lainnya.

Di tengah kemunduran dalam perang di Ukraina dan masalah ekonomi yang meningkat, tanda-tanda ketakutan dan ketegangan di Rusia semakin terlihat oleh publik. Parade Hari Kemenangan di Moskow, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, tidak akan menampilkan kendaraan militer berat.

Kremlin mengaitkan keputusan keamanan ini dengan serangan pesawat tak berawak Ukraina. Perayaan 9 Mei, yang menjadi inti upaya Putin untuk membingkai invasinya ke Ukraina sebagai kelanjutan perang Soviet melawan Nazisme, juga akan dihadiri oleh jumlah pejabat tinggi asing yang sangat rendah.

Baca juga: IHSG Naik Tipis Setelah Data Inflasi April dan Surplus Neraca Dagang Maret Dirilis

Tingkat ketidakpuasan yang tidak biasa juga muncul di media sosial. Warga Rusia menyuarakan kemarahan mereka atas pemblokiran layanan internet seluler dan kenaikan harga yang terjadi baru-baru ini.