Jisoo BLACKPINK Dinyatakan Tidak Terlibat Pencurian Busana, Desainer Akui Kesalahannya

oleh -6 Dilihat
Jisoo BLACKPINK Dinyatakan Tidak Terlibat Pencurian Busana, Desainer Akui Kesalahannya

KabarDermayu.com – Nama Jisoo BLACKPINK sempat menjadi sorotan tajam akibat tudingan terkait busana pemotretan yang belum dikembalikan. Namun, kabut kontroversi ini perlahan menipis setelah desainer Benjamin Bortmans memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa Jisoo maupun agensinya, BLISSOO, tidak pernah melakukan pencurian atau menyimpan pakaian tersebut secara pribadi.

Pada 8 Mei 2026, Benjamin Bortmans, pendiri brand fashion Judassime, mengunggah sebuah pernyataan panjang melalui media sosial. Ia memulai pesannya dengan menyampaikan apresiasi atas pemahaman publik terhadap situasi yang terjadi. Benjamin juga mengakui bertanggung jawab atas cara ia menyampaikan masalah tersebut kepada publik. Ia menyesalkan situasi yang akhirnya menyeret nama Jisoo dan membuatnya menjadi sasaran kritik di dunia maya.

Lebih lanjut, desainer tersebut menegaskan bahwa baik Jisoo maupun pihak BLISSOO tidak pernah mengambil, mengirim, atau menyimpan pakaian miliknya secara pribadi. Benjamin menjelaskan bahwa sejak awal, ia tidak memiliki niat untuk menuduh sang idola secara langsung. Pakaian tersebut sebenarnya dikirim dari Paris ke Korea Selatan untuk keperluan pemotretan Jisoo yang dijadwalkan pada Desember tahun lalu.

Namun, proses pemotretan tersebut mengalami beberapa kali penundaan. Setelah berbulan-bulan berlalu, pakaian tersebut belum juga dikembalikan. Komunikasi dengan pihak terkait juga dinilai kurang jelas. Situasi ini menimbulkan rasa frustrasi bagi Benjamin karena koleksi tersebut memiliki nilai penting, baik secara emosional maupun finansial.

Keterlambatan pengembalian busana tersebut diakui cukup memengaruhi pekerjaannya, termasuk peluang bisnis di masa depan. Meski demikian, Benjamin kini mengumumkan bahwa dirinya telah menerima konfirmasi. Seluruh pakaian tersebut akan segera dikembalikan. Ia juga menjelaskan bahwa tagihan atau invoice yang sempat dikirimkan hanya akan berlaku jika busana tersebut tidak dikembalikan.

Benjamin kemudian meminta publik untuk memisahkan persoalan komunikasi dari sosok Jisoo sebagai seorang artis. Ia mengakui bahwa masalah utama sebenarnya terletak pada proses koordinasi dan komunikasi di balik layar. Hal ini bukan disebabkan oleh tindakan langsung dari member BLACKPINK tersebut. Sebelumnya, nama Jisoo menjadi perbincangan hangat setelah Benjamin secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya di media sosial.

Ia sempat menyatakan telah mengirimkan kontrak, invoice, hingga menempuh jalur hukum karena merasa tidak mendapat respons terkait pengembalian pakaian tersebut. Pernyataan ini memicu berbagai spekulasi di internet. Banyak netizen langsung mengaitkan masalah tersebut dengan Jisoo, yang berujung pada munculnya kritik terhadap idola asal Korea Selatan itu.

Menyadari situasi yang semakin membesar, Benjamin akhirnya kembali membuat video klarifikasi tambahan. Ia menjelaskan bahwa ia hanya menyebut nama Jisoo agar pihak stylist dan agensi yang terlibat dalam pemotretan segera memberikan respons. Benjamin juga memohon kepada publik untuk menghentikan komentar kebencian yang ditujukan kepada Jisoo.

Baca juga: Polri Ajukan Red Notice, Syekh Al-Misry Tersangka Pelecehan Seksual Jadi Buronan Internasional

Menurutnya, sang idola tidak pantas menerima serangan pribadi atas masalah yang sebenarnya lebih berkaitan dengan komunikasi antar tim kerja. Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan kesalahpahaman dan mengembalikan citra Jisoo yang sempat tercoreng akibat isu tersebut.