Mobil Listrik Bekas Jarak Tempuh 400 Km, Harga Mulai Rp200 Juta

oleh -8 Dilihat
Mobil Listrik Bekas Jarak Tempuh 400 Km, Harga Mulai Rp200 Juta

KabarDermayu.com – Pasar mobil listrik bekas di Indonesia menunjukkan tren positif pada pertengahan 2026. Minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau semakin meningkat.

Kini, pembeli tidak hanya mencari mobil listrik untuk jarak dekat. Mereka mulai memburu unit dengan kemampuan jelajah panjang, yaitu di atas 400 kilometer.

Fenomena ini didorong oleh tingginya kebutuhan mobilitas harian, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jabodetabek. Mobil listrik bekas dengan spesifikasi jarak tempuh jauh dinilai mampu menjawab kekhawatiran soal jangkauan tanpa harus mengeluarkan biaya besar seperti membeli unit baru.

Dengan sekali pengisian daya penuh, beberapa model diklaim bisa digunakan hampir satu minggu untuk kebutuhan harian. Hal ini membuat mobil listrik bekas menjadi alternatif menarik, terutama jika harganya setara dengan mobil konvensional di segmen city car.

Salah satu model yang cukup diminati adalah MG 4 EV. Mobil ini menawarkan jarak tempuh hingga 425 km berdasarkan pengujian NEDC. MG 4 EV juga mengusung sistem penggerak roda belakang (rear-wheel drive), memberikan sensasi berkendara yang lebih stabil dan berbeda di kelasnya.

Dari pantauan di beberapa lapak mobil bekas pada Kamis, 7 Mei 2026, harga unit MG 4 EV berkisar antara Rp295 juta hingga Rp315 jutaan. Angka ini tergantung pada kondisi dan tahun produksi, membuatnya semakin kompetitif dibandingkan mobil listrik baru dengan spesifikasi serupa.

Pilihan lain datang dari Wuling BinguoEV varian Premium Range. Mobil ini memiliki daya jelajah hingga 410 km. Dengan gaya retro-modern, BinguoEV menawarkan kenyamanan kabin yang baik dan didukung jaringan servis luas di Indonesia.

Harga bekasnya kini berada di kisaran Rp270 juta hingga Rp290 jutaan. Hal ini menjadikannya salah satu opsi paling terjangkau di kelas mobil listrik jarak tempuh jauh. Kombinasi desain unik dan efisiensi menjadi daya tarik utama model ini di pasar sekunder.

Sementara itu, BYD Dolphin juga mulai banyak tersedia dalam kondisi bekas, terutama untuk unit tahun muda. Mobil ini dibekali teknologi Blade Battery yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi. Jarak tempuhnya bervariasi, mulai dari 410 km hingga 490 km, tergantung variannya.

Untuk harga, unit bekas BYD Dolphin ditawarkan mulai dari Rp300 jutaan. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang mencari performa dan teknologi lebih maju. Kehadiran berbagai opsi ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik bekas semakin matang di Indonesia.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil listrik bekas. Salah satunya adalah kondisi kesehatan baterai atau State of Health (SoH).

Kondisi SoH idealnya masih berada di atas 95 persen agar performa mobil tetap optimal. Calon pembeli juga perlu memastikan status garansi baterai dari pabrikan masih aktif dan dapat dialihkan ke pemilik baru.

Baca juga: Rupiah Menguat di Tengah Keraguan Pasar Terhadap Data Ekonomi Kuartal I

Riwayat pengisian daya juga penting untuk diperiksa. Kebiasaan penggunaan fast charging secara intens dapat memengaruhi umur baterai dalam jangka panjang.