KabarDermayu.com – Kedekatan antara aktor Ammar Zoni dan Dokter Kamelia kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Dokter Kamelia memilih untuk membagikan secara terbuka kisah di balik awal mula hubungan mereka.
Ternyata, kedekatan keduanya berawal dari rasa penasaran Dokter Kamelia terhadap kehidupan Ammar Zoni, yang diketahui pernah beberapa kali tersandung kasus narkoba. Sebelum mengenal lebih jauh, Kamelia mengaku sempat memiliki pandangan yang kurang baik terhadap sang aktor.
Menurutnya, Ammar Zoni dari luar tampak memiliki kehidupan yang sangat lengkap. Hal ini membuatnya sulit memahami alasan mengapa Ammar bisa berulang kali terjerat dalam kasus yang sama.
“Aku tuh underestimate banget ketemu Bang Ammar. Kok bisa sih ni anak kayak gini?” ujar Dokter Kamelia, seperti dikutip dari kanal YouTube C8 Podcast pada Kamis, 7 Mei 2026.
Baca juga: Melanie Subono Geram Kiai Cabul di Pati Ngaku Khilaf: Jika Berulang, Itu Niat!
Dalam pengakuannya, Kamelia sempat mempertanyakan bagaimana Ammar bisa jatuh ke dalam lingkaran narkoba, padahal memiliki keluarga dan karier yang dinilai baik oleh publik.
“Ya maksudnya punya istri cantik, anak cantik ganteng gitu. Kok bisa sih sampai Bang Ammar tuh kecebur (narkoba). Sekali mah enggak apa-apa kak, ini kan tiga kali kan,” lanjutnya.
Rasa penasaran inilah yang kemudian mendorong Dokter Kamelia untuk membuka percakapan lebih dalam dengan Ammar Zoni. Melalui obrolan tersebut, ia akhirnya menemukan sisi lain dari kehidupan Ammar yang selama ini tidak diketahui oleh publik.
“Akhirnya aku penasaran kenapa sih lu bisa nyemplung ketiga kali gitu kan. Akhirnya dia cerita,” katanya.
Setelah mendengar cerita langsung dari Ammar Zoni, pandangan Dokter Kamelia perlahan mulai berubah. Ia mengaku mulai memahami kondisi yang dialami oleh Ammar dan melihat sosok yang berbeda dari penilaian awalnya.
Menurut Kamelia, Ammar Zoni sebenarnya adalah pribadi yang baik. Namun, ia merasa sang aktor sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat agar bisa benar-benar bangkit dari masa-masa sulit yang dihadapinya.
“Ibanya tuh bukan karena ya ampun nih anak sebenarnya baik gitu,” ucapnya.
Sebagai seorang dokter, Kamelia merasa cukup memahami bagaimana kondisi psikologis seseorang dan lingkungan sekitar dapat memengaruhi individu, terutama bagi mereka yang sedang berjuang untuk keluar dari ketergantungan.
“Walaupun aku dokter gigi, aku tahu lah ya bagaimana menangani orang-orang kayak Bang Ammar. Jadi ini orang sebenarnya baik cuma kayak butuh support orang-orang terdekat aja untuk dia sembuh,” tandasnya.





