KabarDermayu.com – Antusiasme warga DKI Jakarta terlihat membludak pada penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi, 10 Mei 2026. Pembukaan kawasan tersebut oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disambut gembira oleh masyarakat.
Sejak pagi buta, Jalan Rasuna Said dipenuhi oleh warga yang melakukan berbagai aktivitas fisik. Mulai dari berjalan santai, bersepeda, hingga berlari kecil menjadi pemandangan umum di sepanjang jalan tersebut. Meskipun area tersebut masih dalam tahap pembangunan, semangat masyarakat untuk beraktivitas tidak surut.
Baca juga: Perketat Pembelian Steam Controller, Valve Berantas Calo
Salah seorang warga, Laila, mengungkapkan alasannya memilih Jalan Rasuna Said untuk menikmati CFD bersama keluarga dan teman-temannya. Ia mengaku penasaran dengan suasana baru yang ditawarkan oleh lokasi CFD perdana ini.
“Biasanya memang di kawasan HI, tapi setelah tahu di Rasuna Said juga ada CFD, maka kami mencobanya,” ujar Laila pada Minggu, 10 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa pengalaman CFD di area yang baru dibuka ini memberikan sensasi yang berbeda.
Senada dengan Laila, warga lain bernama Bayu, menyatakan ketertarikannya untuk berolahraga sekaligus mengamati perkembangan kawasan Rasuna Said pasca-pembongkaran tiang monorel. Ia ingin melihat langsung perubahan yang terjadi di area tersebut.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah menyatakan keyakinannya bahwa penambahan lokasi CFD, termasuk di Jalan Rasuna Said, akan berkontribusi pada perluasan wisata olahraga atau sport tourism di Jakarta. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak peserta untuk kegiatan olahraga berskala internasional.
“Saya meyakini dengan dibuka (CFD) di Rasuna Said akan menjadi semakin banyak sport tourism yang ada di Jakarta. Termasuk penyelenggaraan berbagai event-event internasional, apakah itu sepak bola, maraton, atau kegiatan lain,” kata Pramono di Jakarta Timur, Jumat, 8 Mei 2026.
Pramono juga mengklaim bahwa saat ini banyak warga dari luar Jakarta yang sengaja datang ke ibu kota pada akhir pekan hanya untuk berolahraga dan menikmati suasana CFD. Oleh karena itu, ia optimistis bahwa CFD dapat menjadi salah satu daya tarik utama Jakarta, terutama bagi para penggemar olahraga lari.





