Ribuan Warga Meriahkan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Dorong Ekonomi UMKM

oleh -4 Dilihat
Ribuan Warga Meriahkan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Dorong Ekonomi UMKM

KabarDermayu.com – Ribuan warga Kabupaten Sumedang menunjukkan antusiasme yang tinggi saat menyaksikan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Acara ini tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, menyatakan bahwa setiap kegiatan kebudayaan memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi lokal. Menurutnya, acara seperti ini dapat melahirkan UMKM baru dan meningkatkan geliat ekonomi secara keseluruhan.

“Potensi ekonomi pasti tinggi. Setiap kegiatan seperti ini juga melahirkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) baru. Ini kan tergolong mendadak, tahun depan Sumedang akan berdandan pasti potensinya akan jauh lebih baik,” ujar KDM dalam keterangannya, Minggu, 10 Mei 2026.

Pernyataan KDM ini sejalan dengan pengamatan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Ia melaporkan bahwa kamar hotel di Sumedang penuh oleh tamu yang datang untuk berlibur sekaligus menyaksikan kirab budaya.

“Hotel penuh, restoran penuh dan saya yakin UMKM di Sumedang senang dan berkembang. Terima kasih atas inisiasi kegiatan ini di Sumedang,” ungkap Dony.

Antusiasme warga terlihat jelas. Lilis, seorang warga dari Gunung Puyuh Permai, mengaku senang dan tidak sabar menunggu arak-arakan di depan Alun-alun Sumedang. Ia mengajak serta anak dan suaminya untuk menyaksikan acara budaya tersebut.

Asep, yang tergabung dalam paguyuban Asep Sumedang, sangat mendukung peringatan Tatar Sunda ini. Ia menekankan pentingnya pelestarian dan pengenalan budaya kepada generasi muda.

“Setuju kalau diselenggarakan setiap tahun,” tegas Asep.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh para pedagang. Santi, seorang penjual es teh di Alun-alun, melaporkan peningkatan penjualan yang signifikan. Jika pada hari biasa ia hanya menghabiskan satu galon air es teh, selama acara kirab budaya, tiga galon berhasil terjual.

“Alhamdulillah, kalau ada acara seperti ini penjualan naik banyak. Sering-sering saja acara seperti ini biar laku banyak,” ujarnya penuh harap.

Baca juga: Perjuangan Alyssa Daguise Melahirkan Baby S, Kontraksi 2 Hari Hingga Persalinan Lewati HPL

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran diawali dengan prosesi mengarak Mahkota Binokasih yang diiringi kereta kencana. Arak-arakan ini kemudian melintasi jalan utama Kabupaten Sumedang, memukau ribuan warga yang telah menanti dengan penuh semangat.