Brigadir AS Tewas Ditembak Saat Gagalkan Pencurian Motor di Lampung

oleh -4 Dilihat
Brigadir AS Tewas Ditembak Saat Gagalkan Pencurian Motor di Lampung

KabarDermayu.com – Seorang anggota polisi, Brigadir AS, dilaporkan tewas setelah berusaha menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandarlampung. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu pagi di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung.

Pihak Kepolisian Daerah Lampung segera membentuk tim khusus untuk memburu kedua pelaku yang melarikan diri. Tim gabungan dari Polda, Polresta Bandarlampung, dan Polsek Labuhan Ratu telah dikerahkan guna menangkap para pelaku.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari, insiden ini bermula sekitar pukul 05.30 WIB. Brigadir AS yang kebetulan berada di sebuah toko, melihat dua orang mencurigakan sedang berusaha merusak kunci stir sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna biru putih yang terparkir di lokasi.

Melihat gelagat yang tidak wajar tersebut, Brigadir AS berinisiatif untuk menegur para pelaku. Namun, respons yang diterima justru sangat brutal.

Baca juga: Tips Menabung untuk Pernikahan Tanpa Utang Resepsi

Salah seorang pelaku seketika mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah Brigadir AS. Akibat tembakan tersebut, sang anggota polisi terkapar seketika di lokasi kejadian.

Dalam kondisi kritis, Brigadir AS segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Sayangnya, nyawa beliau tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.

“Ya, korban telah dinyatakan meninggal setelah sempat kritis di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari.

Beliau menegaskan bahwa aparat kepolisian saat ini tengah bekerja keras untuk menyelidiki dan mendalami kasus ini. Fokus utama adalah mengejar kedua pelaku yang telah diidentifikasi.

Sejumlah barang bukti sementara telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Barang bukti tersebut meliputi satu unit kunci T yang diduga digunakan pelaku, sepeda motor yang menjadi sasaran pencurian, serta telepon genggam milik korban.