KabarDermayu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan memasuki fase konsolidasi pada sesi perdagangan hari Senin, 11 Mei 2026. Prediksi ini muncul setelah IHSG mengalami penurunan tajam sebesar 2,86 persen pada penutupan perdagangan sebelumnya, mengakhiri sesi di level 6.969,36.
Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyatakan bahwa IHSG telah menunjukkan penurunan yang cukup agresif pada hari Jumat, 8 Mei 2026. Penurunan ini terjadi setelah indeks berhasil mencatat kenaikan yang signifikan sejak awal pekan.
Ivan menekankan pentingnya mencermati area support di kisaran 6.925 hingga 6.950. Level ini akan menjadi penentu apakah indeks akan berhasil rebound dan kembali ke tren positif, ataukah justru akan menembus ke bawah dan memulai pembentukan gelombang kelima dari pola Wave A.
Lebih lanjut, Ivan merinci beberapa titik support IHSG yang perlu diperhatikan. Titik-titik tersebut berada di level 6.924, 6.838, 6.727, dan 6.587. Sementara itu, level resistance yang perlu dicermati berada di area 7.275, 7.403, dan 7.497.
Meskipun ada potensi konsolidasi, Ivan memprediksi bahwa sejumlah emiten memiliki peluang untuk menunjukkan kinerja positif pada sesi perdagangan hari ini. Berikut adalah rekomendasi saham yang berpotensi memberikan keuntungan bagi para investor:
PT Astra International Tbk (ASII)
- Rekomendasi: Trading Buy
- Area Beli: 5.600 – 5.700
- Target Harga: 6.250
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
- Rekomendasi: Speculative Buy
- Area Beli: 710 – 730
- Target Harga: 845
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
- Rekomendasi: Speculative Buy
- Area Beli: 480 – 520
- Target Harga: 675
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Baca juga: Pramono Tinjau Ulang Jadwal CFD Rasuna Said, Percepatan Karena Protes Warga Ingin Beribadah
- Rekomendasi: Trading Buy
- Area Beli: 1.520 – 1.550
- Target Harga: 1.680
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
- Rekomendasi: Trading Buy
- Area Beli: 1.800 – 1.840
- Target Harga: 1.995





