Kompany Tenang Hadapi Bayern dan PSG

by -7 Views
Kompany Tenang Hadapi Bayern dan PSG

KabarDermayu.com – Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menunjukkan sikap santai meski timnya menelan kekalahan dramatis dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg pertama semifinal Liga Champions UEFA. Pertandingan yang digelar di Parc des Princes tersebut berakhir dengan skor 4-5 untuk kemenangan PSG.

Meskipun harus menyaksikan jalannya pertandingan dari tribun karena akumulasi kartu kuning, Kompany mengaku menikmati duel terbuka yang disajikan kedua tim sejak awal laga. Bayern Munich sempat tertinggal cukup jauh, bahkan 2-5, sebelum akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol dari Dayot Upamecano dan Luis Díaz. Hasil ini masih menyisakan harapan bagi raksasa Jerman tersebut untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di kandang sendiri.

Pelatih PSG, Luis Enrique, bahkan melabeli pertandingan tersebut sebagai salah satu laga terbaik dalam karier kepelatihannya. Ia memuji ritme pertandingan yang luar biasa, di mana kedua tim menunjukkan kualitas menyerang yang tinggi. Enrique merasa semua pihak yang menyaksikan pertandingan tersebut pasti menikmatinya, dan ia pun senang dengan kemenangan timnya.

Namun, Vincent Kompany memiliki pandangan yang berbeda. Ia tidak terlalu ambil pusing dengan banyaknya gol yang bersarang di gawang Bayern Munich. Kompany berpendapat bahwa dalam pertandingan level tinggi seperti ini, pilihan yang ada sangatlah terbatas.

“Apa yang Anda harapkan? Saya pikir Anda melihat banyak pertahanan yang bagus dan intens hari ini, hanya saja perbedaannya sangat, sangat tipis, dan Anda hanya punya dua pilihan,” ujar Kompany.

Ia menjelaskan bahwa pilihan tersebut adalah menyerang secara habis-habisan atau bertahan sepenuhnya. Menurutnya, tidak ada jalan tengah ketika menghadapi pemain-pemain dengan level seperti PSG, dan juga timnya sendiri.

Kompany menegaskan bahwa menghadapi tim sekelas PSG menuntut pendekatan total, tidak ada ruang untuk bermain aman di tengah-tengah. Semua pemain harus mengerahkan segalanya.

Menatap leg kedua yang akan digelar di kandang, Kompany tidak hanya meminta lebih dari para pemainnya, tetapi juga dari para pendukung Bayern Munich.

“Lebih. Bahkan lebih lagi,” tegas Kompany. Ia menekankan pentingnya dukungan penuh dari para penggemar yang akan memenuhi stadion.

“Kami bermain di kandang. Akan ada 75.000 orang di stadion. Kota ini akan merasakannya sepanjang minggu. Kami tidak hanya butuh kebisingan—kami ingin massa di stadion, tekanan itu harus terasa, dan kami membutuhkannya,” tambahnya.

Kompany juga menyatakan keyakinannya bahwa peluang Bayern Munich untuk lolos belum tertutup, meskipun secara statistik mereka berada dalam posisi yang sulit. Ia membandingkan situasi ini dengan pertandingan-pertandingan lain di semifinal Liga Champions.

“Satu hal adalah melihat jumlah gol yang kami kebobolan—biasanya kebobolan lima gol di semifinal Liga Champions, apalagi tandang, itu berarti Anda sudah tersingkir—tapi kalau melihat peluang yang kami ciptakan, kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol,” paparnya.

Ia berargumen bahwa jika sebuah tim tidak menciptakan peluang sama sekali, maka akan sulit untuk berbicara tentang membalikkan keadaan. Namun, dengan tingkat ancaman yang mampu mereka ciptakan dalam pertandingan tersebut, Kompany yakin ini hanya masalah kembali fokus dan memaksimalkan peluang yang ada.

Baca juga di sini: FIFA Kucurkan Rp1,6 Triliun untuk Piala Dunia 2026

Sebelum menghadapi leg penentuan melawan PSG, Bayern Munich akan terlebih dahulu kembali berkompetisi di ajang domestik. Mereka dijadwalkan akan menghadapi Heidenheim, setelah sebelumnya memastikan gelar Bundesliga musim ini.