KRL Rangkasbitung Terbatas Hingga Serpong Akibat Genangan dan Listrik Padam, Rute ke Tanah Abang Terhenti di Kebayoran

oleh -5 Dilihat
KRL Rangkasbitung Terbatas Hingga Serpong Akibat Genangan dan Listrik Padam, Rute ke Tanah Abang Terhenti di Kebayoran

KabarDermayu.com – Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Tanah Abang – Rangkasbitung mengalami rekayasa operasional akibat adanya genangan air di jalur antara Pondok Ranji dan Kebayoran.

Selain itu, gangguan pada Listrik Aliran Atas (LAA) di kawasan Jurangmangu – Pondok Ranji, yang diduga tersambar petir, turut memperparah situasi.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa ketinggian air yang masih di atas normal membuat jalur tersebut tidak memungkinkan untuk dilalui oleh KRL.

Untuk menjaga keselamatan penumpang dan meminimalkan keterlambatan, KAI Commuter mengambil langkah rekayasa pola operasi.

KRL dari arah Rangkasbitung maupun Parungpanjang hanya akan melayani hingga Stasiun Serpong.

Sementara itu, KRL dari arah Tanah Abang hanya akan beroperasi sampai Stasiun Kebayoran.

Tim gabungan dari KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dan KAI Commuter terus berupaya melakukan perbaikan di lokasi terdampak.

Perbaikan ini ditargetkan agar perjalanan KRL dapat segera dipulihkan sepenuhnya pada malam hari.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri.

Baca juga: Nissan Xterra Siap Kembali, Bocoran Harga Bikin Penasaran

Penumpang diminta untuk senantiasa mengikuti arahan dari petugas yang berjaga di stasiun.

Informasi terkini mengenai perkembangan perjalanan KRL dapat diakses melalui aplikasi C-Access.

Pengguna juga bisa memantau akun media sosial resmi KAI Commuter, @commuterline, atau menghubungi call center 121.

Sebelumnya, KAI Commuter mengumumkan adanya kendala operasional pada KRL Commuter Line Rangkasbitung, yang dikenal sebagai “green line” (jalur relasi Tanah Abang–Rangkasbitung).

Kendala ini disebabkan oleh percikan api yang terjadi pada tiang Listrik Aliran Atas (LAA).

Insiden ini terjadi pada Senin sore, 4 Mei 2026, dan mengganggu operasional kereta api di jalur tersebut.

Akibat gangguan ini, sejumlah stasiun terpantau mengalami penumpukan penumpang, terutama di Stasiun Tanah Abang pada Senin petang.

“Demi keselamatan perjalanan Commuter Line serta keandalan Jaringan LAA, aliran listrik sementara dimatikan,” ujar Leza Arlan dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan bahwa pemadaman jaringan LAA ini membuat perjalanan KRL Rangkasbitung di lintas Pondokranji – Sudimara tidak dapat dilalui sejak pukul 16.30 WIB.