KabarDermayu.com – Perusahaan logistik Paxel melaporkan lonjakan aktivitas pengiriman barang selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026.
Peningkatan ini tidak hanya didominasi oleh pengiriman makanan dan produk beku (frozen), tetapi juga menunjukkan pertumbuhan signifikan pada kategori barang non-makanan.
Secara khusus, kategori barang yang membutuhkan penanganan khusus mencatat pertumbuhan yang kuat.
Barang-barang seperti peralatan rumah tangga, perangkat elektronik dan gadget, serta obat-obatan menjadi kontributor utama dalam peningkatan volume pengiriman selama periode perayaan.
Tren ini mengindikasikan adanya evolusi dalam kebutuhan layanan logistik di masyarakat.
Kini, kebutuhan logistik tidak lagi terbatas pada sektor makanan saja, melainkan meluas ke berbagai jenis barang yang menuntut standar keamanan dan kecepatan pengiriman yang tinggi.
“Kami melihat adanya pergeseran pola pengiriman selama Ramadan–Lebaran,” ujar Howard Nugraha Gani, CCO Paxel, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 3 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan kini tidak lagi didominasi oleh makanan, tetapi juga merambah ke kategori non-makanan.
Hal ini, menurutnya, menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk mengandalkan layanan logistik dalam pengiriman berbagai jenis paket.
Paxel menegaskan posisinya sebagai solusi logistik yang mampu menjawab kebutuhan lintas kategori.
Dengan mengusung layanan “Cepat dan Aman”, Paxel berkomitmen untuk menangani pengiriman mulai dari produk makanan hingga barang yang memerlukan penanganan khusus.
Bagi pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor makanan maupun non-makanan, kualitas produk adalah prioritas utama.
Reputasi bisnis dibangun dari cita rasa, keamanan, dan pengalaman positif pelanggan.
Namun, ketika produk sudah berada dalam proses pengiriman, kontrol penuh atas kualitas tersebut sebagian besar berada di tangan penyedia jasa logistik.
Perubahan kecil pada kondisi produk selama pengiriman dapat menimbulkan dampak yang signifikan.
Dampak tersebut bisa berupa ulasan negatif dari pelanggan, tuntutan pengembalian dana (refund), penurunan kepercayaan, hingga hilangnya potensi pesanan berulang (repeat order).
Oleh karena itu, kualitas layanan logistik menjadi elemen krusial yang turut menentukan keseluruhan pengalaman pelanggan terhadap sebuah merek.
Paxel berupaya menjawab tantangan ini melalui sistem operasional yang dirancang untuk memastikan setiap paket ditangani dengan standar yang konsisten.
Penanganan tersebut mencakup kecepatan, keamanan, dan menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan penerima.
Selain mengandalkan kecepatan operasional, Paxel juga memperkuat aspek keamanan pengiriman.
Hal ini dilakukan dengan menyediakan perlindungan asuransi untuk setiap pengiriman.
Langkah ini bertujuan memberikan ketenangan pikiran bagi pelanggan maupun pelaku usaha, karena risiko yang mungkin timbul selama proses pengiriman dapat diminimalisir secara efektif.
“Melalui layanan yang mengedepankan keamanan dan kecepatan, kami berkomitmen untuk memastikan setiap pengiriman, apa pun kategorinya, tetap sampai dalam kondisi sama,” pungkasnya.
Komitmen ini diharapkan dapat memberikan rasa aman lebih bagi pelanggan dan pelaku usaha.
Dengan melihat tren peningkatan pada kategori non-makanan, Paxel melihat adanya peluang besar untuk terus mengembangkan perannya.
Baca juga di sini: Kabar Duka, Aktor Legendaris Beau Starr Tutup Usia
Perusahaan bertekad untuk menjadi mitra logistik terpercaya tidak hanya untuk pengiriman makanan, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan pengiriman lainnya.





