Penyelidikan Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo Segera Terungkap

by -4 Views
Penyelidikan Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo Segera Terungkap

KabarDermayu.com – Kepolisian akan segera menggelar perkara pekan depan untuk mengungkap misteri di balik tabrakan maut antara Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Langkah ini krusial dalam menentukan arah penyidikan lebih lanjut. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian yang terlibat dalam insiden tragis yang merenggut nyawa 16 orang tersebut.

Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Komisaris Polisi Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa gelar perkara sangat penting. Hal ini untuk merumuskan strategi penyidikan yang paling tepat sasaran.

“Tentunya akan dilakukan gelar perkara terlebih dahulu. Agar strategi penyidikannya tepat. Kemungkinan minggu depan,” ujarnya, mengutip dari sumber yang dirilis pada Kamis, 30 April 2026.

Hingga saat ini, fokus penyidikan oleh pihak kepolisian mengerucut pada dua aspek utama yang diduga menjadi pemicu kecelakaan.

Pertama adalah dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pengemudi taksi listrik Green SM, yang diidentifikasi sebagai titik awal insiden. Kedua adalah terkait kewajiban pemerintah daerah dalam penyediaan palang pintu di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur.

“Fokus penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik Laka Satlantas Polres Metro Bekasi Kota mungkin saja pada kelalaian sopir serta kewajiban Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan palang pintu kereta api sesuai aturan UU Perkeretaapian,” ungkapnya.

Sebelumnya, pengusutan terhadap kecelakaan maut yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terus berjalan intensif.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kini memanfaatkan teknologi canggih dalam upaya membongkar kronologi pasti dari insiden yang menelan 16 korban jiwa ini.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), Korlantas Polri menerapkan metode Traffic Accidents Analysis (TAA). Tujuannya adalah untuk memperoleh data yang akurat mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa insiden berawal dari tabrakan antara KRL dengan sebuah taksi listrik di area perlintasan sebidang Jalan Ampera.

Baca juga di sini: Menguak Kecepatan dan Keistimewaan KA Argo Bromo Anggrek, Sang 'Raja Jalur Utara

”Kecelakaan itu diakibatkan korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik. Dimana tepat permasalahan itu terjadi di perlintasan Ampera,” terang Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Komisaris Polisi Sandhi Wiedyanoe, pada Rabu, 29 April 2026.