KabarDermayu.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berupaya memperkuat transformasi layanan penyeberangan nasional melalui kerja sama strategis dengan pemerintah.
Dalam sebuah audiensi antara jajaran Direksi ASDP dengan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, berbagai aspek penguatan layanan operasional, kesiapan infrastruktur, hingga optimalisasi konektivitas logistik nasional turut dibahas.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan apresiasi atas kinerja ASDP selama penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Kinerja tersebut dinilai berjalan baik, terutama pada lintasan utama Merak–Bakauheni.
“Pengelolaan arus kendaraan dan penumpang yang semakin tertata, penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan, serta optimalisasi layanan dinilai berhasil menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik,” ujar Dudy dalam keterangan resminya pada Kamis, 7 Mei 2026.
Baca juga: Klarifikasi Kemitraan dengan Pemerintah: Dari Narasi Hingga Feed USS
Selama periode mudik H-8 hingga H+8 pukul 06.00 WIB, total penumpang di 15 lintasan pantauan nasional mencapai 4,72 juta orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang berhasil diseberangkan tercatat sebanyak 1,21 juta unit, mengalami kenaikan 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan mobilitas masyarakat ini sejalan dengan optimalisasi layanan penyeberangan yang diberikan.
Namun demikian, pemerintah juga mencermati adanya kebutuhan untuk memperkuat layanan pada beberapa lintasan strategis lainnya. Salah satunya adalah lintasan Ketapang–Gilimanuk, yang masih menghadapi tantangan terkait kepadatan logistik dan kondisi akses jalan.
“Kementerian Perhubungan bersama ASDP akan terus memperkuat langkah antisipatif. Ini dilakukan melalui optimalisasi pola operasi kapal, pemanfaatan pelabuhan penyangga, hingga pengembangan skema layanan yang lebih adaptif,” jelas Dudy.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyampaikan bahwa apresiasi dari pemerintah menjadi motivasi besar bagi perseroan. Motivasi ini mendorong ASDP untuk terus melakukan pembenahan layanan secara berkelanjutan.
“ASDP menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi dari Bapak Menhub terhadap pelayanan Angkutan Lebaran yang telah berjalan baik,” kata Heru.
Heru menambahkan bahwa evaluasi dan arahan yang diberikan akan menjadi pijakan penting bagi ASDP. Hal ini untuk terus memperkuat kualitas layanan penyeberangan nasional ke depannya.
Selain membahas layanan penumpang, audiensi tersebut juga menyoroti penguatan konektivitas logistik nasional. Salah satu fokusnya adalah pengembangan layanan long distance ferry (LDF).
Beberapa rute potensial, seperti Makassar–Semarang dan Panjang–Jakarta, mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut dalam upaya meningkatkan efisiensi distribusi barang antarwilayah di Indonesia.





