Klarifikasi Kemitraan dengan Pemerintah: Dari Narasi Hingga Feed USS

oleh -5 Dilihat
Klarifikasi Kemitraan dengan Pemerintah: Dari Narasi Hingga Feed USS

KabarDermayu.com – Sejumlah entitas media memberikan klarifikasi terkait klaim keterlibatan mereka sebagai mitra pemerintah dalam Indonesia New Media Forum (INMF). Klarifikasi ini muncul sebagai respons atas pernyataan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang menyebut akan merangkul New Media Forum sebagai mitra dalam ekosistem media digital untuk memperluas komunikasi publik di Indonesia.

Media-media yang memberikan klarifikasi tersebut antara lain Narasi News milik Najwa Shihab, Bapak2id, Volix, Proud Project, Pandemic Talks, USS Feed, Indomusikgram, dan GNFI. Berikut adalah pernyataan sikap dari sejumlah media tersebut.

1. Narasi News

Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Kamis, 7 Mei 2026, Narasi News menegaskan bahwa mereka tidak bergabung dalam Indonesia News Media Forum (INMF). Pihak Narasi menyatakan tidak mengetahui, tidak terlibat, dan tidak menghadiri pertemuan maupun jumpa pers terkait INMF atau Badan Komunikasi Pemerintah pada 6 Mei 2026.

“Narasi merupakan media resmi yang terdaftar dan terverifikasi Dewan Pers dengan nomor sertifikat 472/DP-Verifikasi/K/XI/2019. Narasi beroperasi sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik yang tercantum pada situs resmi Dewan Pers,” demikian kutipan dari keterangan resmi mereka.

2. Bapak2id

Dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram Bapak2id, mereka juga membantah tergabung dengan INMF dan tidak hadir dalam pertemuan terkait forum tersebut pada Rabu kemarin.

“Warga kami yang baik hati… Lagi rame berita di Tempo tentang Bakom mengajak media yang tergabung di Indonesia New Media Forum (INMF) dan nama kita tau-tau ada di situ. KAGA, KAMI KAGA IKUTAN! Dan kami kaga tergabung di mana-mana. Kami aja kaget denger kabar ini. Kami sama sekali tidak terlibat, kaga hadir, dan kaga ngarti soal itu,” demikian keterangan resmi mereka.

3. Volix Media

Volix Media juga membantah bergabung dengan INMF, isu yang ramai diperbincangkan sejak Kamis pagi. Pihak Volix menegaskan tidak pernah menghadiri pertemuan, konferensi pers, atau acara apapun yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI).

“Volix BUKAN mitra resmi sebagai media pendukung pemerintah, dan TIDAK PERNAH berkomunikasi langsung dengan pihak BAKOM RI terkait hal tersebut. Volix akan terus menjalankan komitmen sebagai perusahaan independen,” demikian pernyataan resmi mereka.

4. Proud.project

Proud Project menyatakan tidak mengetahui dan belum pernah menghadiri pertemuan atau jumpa pers dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI. Mereka juga menegaskan tidak memiliki hubungan kemitraan dengan Bakom RI.

“Proud Project selalu berfokus pada konten seputar self-growth, karir, dan ruang aman buat dewasa muda, dan seluruh konten kami berdasarkan fakta, dapat dipertanggungjawabkan, dan terbuka untuk dilihat di akun @proud.project,” demikian pernyataan resmi mereka.

5. Pandemic Talks

Pandemic Talks turut membantah pernyataan terkait medianya yang disebut bermitra dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI (BAKOM RI).

“Pandemic Talks TIDAK DIREKRUT oleh Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (BAKOM RI),” demikian keterangan resmi mereka.

Keterlibatan Pandemic Talks dalam Indonesia New Media Forum (INMF) dijelaskan sebagai bagian dari upaya membangun jejaring antar pelaku New Media untuk menciptakan ekosistem yang saling mendukung. INMF disebut tumbuh dan berdiri dari inisiatif mandiri komunitas New Media dan tidak dibentuk oleh pemerintah.

6. USS Feeds

Baca juga: Tabungan Orang Kaya Bertambah Meski Dunia Bergejolak

USS Feed juga membantah tudingan yang menyebut pihaknya bertemu, menghadiri agenda, ataupun membuat kerja sama dan kesepakatan apapun dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom), baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Jadi informasi yang saat ini beredar terkait hal tersebut tidak benar,” demikian klarifikasi pihak mereka.

7. Indomusikgram

Dalam klarifikasinya, Indomusikgram menyebut tidak pernah bertemu dengan Bakom RI.

“Tidak ada pertemuan, undangan, maupun komunikasi baik digital maupun tatap muka antara Indomusikgram dan Badan Komunikasi Pemerintah RI,” demikian keterangan mereka.

Pihaknya menjelaskan keikutsertaan mereka di Grup WhatsApp Indonesia New Media Forum sebatas grup percakapan. “Benar bahwa nama Indomusikgram tercantum dalam grup tersebut. Namun keberadaan kami di sana baru sebatas grup percakapan bukan bentuk asosiasi, keanggotaan resmi apalagi kemitraan dengan pihak manapun,” lanjut klarifikasi tersebut.

Mereka juga menegaskan tetap independen. Sejak tahun 2014, Indomusikgram beroperasi sebagai komunitas musik Indonesia yang independen. Mereka memang pernah berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dalam Konferensi Musik Indonesia serta dengan Kementerian Ekraf sesuai peran dan porsi subsektor musik yang menjadi ruang kerja mereka. Kolaborasi tersebut bukan bentuk keberpihakan politik, melainkan bagian dari tanggung jawab terhadap ekosistem musik Indonesia.

Indomusikgram beroperasi dalam badan hukum resmi dengan NIB 9120404391611 dan 20 KBLI terdaftar, mencakup lini media digital, periklanan, produksi konten, hingga desain kreatif.

“Kami adalah entitas media yang terdaftar secara legal bukan sekadar akun media sosial tanpa identitas hukum,” tulis keterangan resmi mereka.

8. GNFI

Dalam keterangan resminya, GNFI menjelaskan bahwa pemberitaan yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Partisipasi GNFI dalam INMF disebut merupakan inisiatif jejaring sesama pelaku media baru untuk saling berbagi praktik baik dan memperkuat ekosistem informasi secara mandiri.

Keterlibatan mereka dalam forum tersebut bersifat diskursif. “Dialog yang terjadi merupakan bagian dari ruang diskusi lintas entitas untuk memahami perkembangan ekosistem media dan informasi di Indonesia tanpa adanya ikatan komitmen atau kesepakatan formal tertentu dengan Bakom RI,” lanjut keterangan tersebut.

Daftar Media yang Disebut Bakom RI

Sejumlah media populer di Indonesia disebut oleh Bakom RI sebagai mitra pemerintah di New Media Forum. Berikut daftar media yang dimaksud:

  • Folkative
  • Indozone
  • Dagelan
  • Indomusikgram
  • Infipop
  • Narasi
  • Muslim Folks
  • USS Feeds
  • Bapak-Bapak ID
  • Menjadi Manusia
  • GNFI
  • Cretivox
  • Kok Bisa
  • Taubatters
  • Pandemic Talks
  • Kawan Hawa
  • Volix
  • Ngomongin Uang
  • Big Alpha
  • Good Stats
  • Hai Dudu
  • Proud Project
  • Vibiz
  • Unframed
  • Kumpul Leaders
  • CXO Media
  • The Maple Media
  • How to be Nothing
  • Everest Media
  • Geometry Media
  • Folks Daily
  • Dream
  • Melodi Alam
  • NKTSHI
  • Modestalk
  • Lead Media
  • Nalar TV
  • Mahasiswa dan Jakarta
  • Notch Plus
  • Mature Indonesia

Qodari melanjutkan bahwa sebagian unsur kelembagaan pada New Media telah terbentuk, seperti keberadaan perusahaan, struktur redaksi, dan alamat yang jelas, yang membedakannya dari akun media sosial biasa yang cenderung anonim.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya menilai pelibatan dan penguatan kolaborasi dengan New Media menjadi langkah untuk mendorong peningkatan kualitas konten sekaligus memperluas efektivitas komunikasi publik pemerintah.

“Dengan realita bahwa New Media sudah punya followers yang cukup besar, mungkin bisa sampai 100 juta dengan views yang bisa mencapai angka miliaran, 4 sampai 6 miliar satu bulan, hemat kami yang terbaik adalah kita bisa engage agar membuat kualitas New Media semakin meningkat,” katanya menjelaskan.