Safari Politik di NTT, Jokowi: Kalau Butuh Bantuan Datang ke Solo

oleh -6 Dilihat
Safari Politik di NTT, Jokowi: Kalau Butuh Bantuan Datang ke Solo

KabarDermayu.com – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menunjukkan pengaruh politiknya melalui serangkaian Safari ke berbagai daerah di Indonesia. Setelah sebelumnya meninjau kondisi di Lampung, kini giliran Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi destinasi kunjungan kerja sekaligus konsolidasi politik sang mantan kepala negara tersebut.

Dalam lawatannya ke Kupang pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Jokowi menyempatkan diri untuk memberikan pembekalan strategis kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pertemuan ini menjadi krusial mengingat persiapan partai-partai politik dalam menyongsong Pemilu 2029 yang sudah mulai memanas.

Menekankan Akar Rumput sebagai Kekuatan Utama

Di hadapan para pengurus dan simpatisan partai, Jokowi menegaskan bahwa kemenangan dalam sebuah kontestasi politik tidak bisa dicapai hanya dengan retorika. Ia menekankan pentingnya kedekatan emosional dan fisik antara kader partai dengan masyarakat di tingkat paling bawah.

“Untuk kader PSI, khususnya DPD Kota Kupang, saya titip, kita selalu berada di tengah-tengah rakyat. Dengarkan keluhan mereka, bantu menyelesaikan persoalan yang ada,” tegas Jokowi saat memberikan arahan kepada jajaran kader.

Menurut Jokowi, hubungan yang erat dengan warga merupakan modal utama bagi PSI untuk memperluas pengaruh organisasi hingga ke desa-desa serta memenangkan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ia mengingatkan bahwa partai tidak boleh kehilangan pijakan dengan realita kehidupan sehari-hari rakyat.

Kelakar Soal Bantuan di Solo

Dalam suasana yang cair namun tetap serius, Jokowi melontarkan kelakar yang cukup menarik perhatian audiens. Ia memberikan instruksi mengenai jenjang penyelesaian masalah masyarakat, mulai dari tingkat pengurus daerah hingga pusat.

Jokowi memberikan ruang bagi kader untuk mencari solusi secara mandiri. Namun, ia juga membuka pintu bagi mereka yang mengalami kebuntuan dalam menangani aspirasi warga dengan menyebut Kota Solo sebagai opsi terakhir.

“Kalau bisa diselesaikan sendiri, selesaikan. Kalau tidak bisa, sampaikan kepada Ketua DPD, kemudian Ketua DPW, lalu DPP. Kalau belum bisa juga, ke Solo juga tidak apa-apa. Tapi, jangan sedikit-sedikit ke Solo,” ujar Jokowi yang disambut tawa para kader.

Pernyataan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Jokowi yang menekankan pada kemandirian organisasi, namun tetap memberikan akses komunikasi bagi para pendukungnya.

Struktur Partai Sebagai Kunci Kemenangan

Selain soal kedekatan dengan rakyat, Jokowi menyoroti aspek organisatoris yang sering kali menjadi titik lemah partai politik baru. Ia mengingatkan bahwa memiliki struktur partai yang kuat bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan harus nyata keberadaannya di lapangan.

Strategi penguatan struktur hingga tingkat TPS menjadi poin utama dalam arahannya. Berikut adalah beberapa poin penting yang ditekankan Jokowi bagi kader PSI:

  • Kedekatan Konsisten: Kader harus hadir secara nyata di tengah masyarakat, bukan hanya saat menjelang pemilu.
  • Manfaat Nyata: PSI dituntut mampu menghadirkan solusi yang dirasakan langsung oleh rakyat kecil.
  • Struktur Berjenjang: Membangun organisasi yang solid dari tingkat daerah (DPD) hingga pusat (DPP) untuk efektivitas koordinasi.
  • Perluasan Jangkauan: Memperkuat kepengurusan hingga ke level desa dan TPS sebagai kunci utama perolehan suara di tahun 2029.

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jokowi masih memegang peran penting dalam memetakan strategi politik bagi partai-partai yang memiliki kedekatan ideologis dengannya. Dengan sisa waktu menuju Pemilu 2029, konsolidasi yang dilakukan di Kupang ini menjadi langkah awal bagi PSI untuk memperkuat barisan dan membuktikan eksistensinya di kancah nasional.