Wahyu Subo Seto Protes Tindakan Rasis Marc Klok, Bukan Sekadar Dibully Netizen

oleh -9 Dilihat
Wahyu Subo Seto Protes Tindakan Rasis Marc Klok, Bukan Sekadar Dibully Netizen

KabarDermayu.com – Kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, menjadi sorotan publik di media sosial akibat terlibat perdebatan dengan kapten Persib Bandung, Marc Klok. Insiden tersebut terjadi di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Kamis, 30 April 2026.

Banyak netizen yang menyayangkan sikap Wahyu Subo Seto yang dinilai sering bersitegang dengan pemain Persib. Sebelumnya, ia juga pernah terlibat adu argumen dengan Thom Haye dalam pertemuan kedua tim beberapa bulan lalu.

Namun, alasan di balik perdebatan tersebut akhirnya terungkap. Ternyata, Wahyu Subo Seto bertindak membela rekan satu timnya yang diduga menjadi korban tindakan rasisme. Pihak Bhayangkara FC melalui pernyataan resminya menjelaskan bahwa Henry Doumbia melaporkan telah menerima perlakuan rasis dari Marc Klok.

Peristiwa yang diduga bernuansa rasisme ini dilaporkan terjadi pada babak pertama pertandingan. Henry Doumbia segera melaporkan kejadian tersebut kepada Wahyu Subo Seto, yang menjabat sebagai kapten tim Bhayangkara FC, tepat setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan.

“Di akhir babak pertama, Henry Doumbia memberitahukan aksi rasis yang diterimanya kepada Wahyu Subo Seto sebagai kapten tim,” demikian bunyi pernyataan Bhayangkara FC.

Mendengar laporan dari rekannya, Wahyu Subo Seto segera menghampiri Marc Klok begitu babak pertama usai. Keduanya terlihat berdebat saat menuju ruang ganti. Tujuan Wahyu Subo Seto mendekati Marc Klok adalah untuk mengkonfirmasi ucapan yang diduga bernada rasisme yang ditujukan kepada Henry Doumbia.

“Momen-momen perdebatan itulah yang terekam dalam video-video yang viral di media sosial. Terkait dengan aksi rasis yang diterima Henry Doumbia, selepas pertandingan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan aksi rasis Marc Klok kepada Match Commissioner yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komisi Disiplin PSSI,” lanjut pernyataan tersebut.

Bhayangkara FC menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut, terutama mengingat status Marc Klok sebagai pemain Tim Nasional Indonesia. Tim yang berjuluk The Guardians ini menegaskan bahwa segala bentuk tindakan rasisme tidak dapat ditoleransi.

Baca juga di sini: DPMPTSP Siap Tindak Lanjuti Ancaman Penyegelan PT Lasco Unity di Losarang

“Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, aksi rasis baik di dalam dan di luar sepak bola adalah hal yang tidak bisa diterima,” tegas Bhayangkara FC dalam pernyataannya.