KabarDermayu.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memaparkan strategi fundamental pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih produktif serta bernilai tambah.
Dalam sebuah kesempatan, Purbaya menggarisbawahi pentingnya fondasi ekonomi yang kokoh sebagai prasyarat utama untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan.
Selain upaya menjaga stabilitas makroekonomi, pemerintah secara strategis menggeser fokus pembangunan. Pergeseran ini bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya besar, tetapi juga memiliki produktivitas tinggi dan menghasilkan nilai tambah yang signifikan.
Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang menjadi landasan strategi ekonomi nasional. Ketiga pilar ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan memberikan dampak positif yang terukur.
Pilar pertama berfokus pada penguatan fondasi ekonomi melalui pengelolaan fiskal yang prudent dan kebijakan moneter yang stabil. Hal ini mencakup pengendalian inflasi, menjaga defisit anggaran tetap dalam batas yang sehat, serta memastikan keberlanjutan utang negara.
Sementara itu, pilar kedua menekankan pentingnya peningkatan produktivitas dan daya saing sektor-sektor unggulan. Pemerintah berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar global.
Di sisi lain, pilar ketiga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Fokusnya adalah pada pemerataan pembangunan, pengentasan kemiskinan, serta pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Dengan mengimplementasikan ketiga pilar ini secara simultan dan terintegrasi, pemerintah optimis dapat mewujudkan Indonesia yang tidak hanya stabil secara ekonomi, tetapi juga mampu mencapai pertumbuhan yang lebih berkualitas dan memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat.






