Feel Good Network Tunjuk Innercircle & Bricks Jadi Agensi Kreatif

oleh -4 Dilihat
Feel Good Network Tunjuk Innercircle & Bricks Jadi Agensi Kreatif

KabarDermayu.com – Jaringan pemasaran kreatif independen, Feel Good Network, secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan menunjuk Innercircle dan Bricks sebagai agensi kreatif utama mereka. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk menyatukan berbagai elemen krusial dalam dunia pemasaran modern, yakni strategi brand, kreativitas digital-first, manajemen konten, serta optimalisasi media dan data ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi secara utuh.

Wisnu Satya Putra, selaku Chief Executive Officer (CEO) Feel Good Network, mengungkapkan bahwa keputusan ini didorong oleh dinamika pasar saat ini. Menurutnya, brand modern di era sekarang membutuhkan mitra yang mampu melampaui sekadar eksekusi kampanye yang berdiri sendiri. Mereka memerlukan mitra yang dapat melihat gambaran besar melalui model agensi yang lebih terhubung.

“Bagi Feel Good Network, penunjukan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk membangun model agensi yang lebih terhubung, di mana setiap unit kerja saling mendukung untuk mencapai tujuan pertumbuhan brand yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Wisnu dalam keterangan resminya, Senin, 27 Juli 2026.

Sinergi Spesialis dalam Satu Ekosistem

Dalam pola kerja yang baru ini, Innercircle dan Bricks akan bekerja secara kolaboratif bersama unit-unit spesialis lainnya yang berada di bawah naungan Feel Good Network. Fokus kerja mereka mencakup berbagai aspek, mulai dari kreativitas lintas negara, pemahaman budaya sosial, pengelolaan ekosistem kreator, produksi konten yang relevan, hingga analisis media dan data yang mendalam.

Model bisnis ini memberikan keuntungan bagi klien, yakni kemampuan untuk mengakses keahlian spesialis yang mendalam tanpa harus mengorbankan koherensi strategis. Bukti nyata efektivitas kolaborasi ini sudah terlihat dari keterlibatan kedua agensi tersebut dalam merancang strategi data bersama para raksasa teknologi seperti Tokopedia dan TikTok Shop sepanjang agenda tahun 2026.

Wisnu menambahkan, “Kami memandang pertumbuhan sebagai sesuatu yang harus dirancang dengan matang, bukan sekadar dikejar. Hal ini menuntut fondasi brand yang tangguh, arah strategis yang presisi, serta kemampuan untuk menerjemahkan ide kreatif menjadi momentum yang terukur di setiap tahapan funnel pemasaran.”

Ekspansi Regional dan Standar Global

Langkah strategis ini merupakan kelanjutan dari ambisi besar Feel Good Network dalam membangun ekosistem kreatif yang kuat di Asia Tenggara. Sebelumnya, jaringan ini telah melakukan ekspansi ke Malaysia dengan meluncurkan Tales Asia di Kuala Lumpur, yang dipimpin oleh Lila Talitha. Ambisi utamanya adalah menjadi jembatan budaya lintas pasar yang mampu memadukan relevansi lokal dengan standar kerja multinasional.

Menanggapi penunjukan tersebut, Co-Founder dan Business Director Innercircle, Morica Lim, menegaskan bahwa timnya telah terbiasa menangani akun-akun berskala global dengan ekspektasi tinggi. Ia menyoroti bahwa kebutuhan pasar saat ini adalah standar kualitas yang setara dengan agensi global, namun tetap harus memiliki “insting” lokal yang kuat serta kecepatan dalam merespons tren budaya yang berubah sangat dinamis.

Morica juga menekankan pentingnya menjaga tim tetap ramping namun efektif. “Kami sengaja menjaga tim tetap ramping, karena kami berkomitmen untuk memberikan talenta terbaik kami bagi setiap klien, bukan sekadar menyediakan sumber daya yang ada,” pungkasnya.

Dengan restrukturisasi ini, Feel Good Network kini semakin memantapkan posisinya sebagai mitra pertumbuhan yang tangkas, relevan, dan memiliki kedalaman spesialisasi yang dibutuhkan oleh brand-brand modern di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.