Shafeea Ahmad Kini: Setelah Tangis di Siraman El Rumi

oleh -6 Dilihat
Shafeea Ahmad Kini: Setelah Tangis di Siraman El Rumi

KabarDermayu.com – Momen haru mewarnai prosesi siraman El Rumi yang baru-baru ini menarik perhatian publik. Tangisan Shafeea Ahmad, putri dari Ahmad Dhani, saat berada dalam pelukan ayahnya menjadi salah satu sorotan utama.

Peristiwa emosional tersebut segera menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang penasaran dengan kondisi Shafeea pasca momen tersebut, terutama mengingat situasi keluarga yang kembali menjadi sorotan.

Sebelumnya, Ahmad Dhani mengunggah video yang memperlihatkan Shafeea menangis. Ia menduga tangisan putrinya dipicu oleh ucapan mantan istrinya yang menyentuh masa lalu. Hal ini membuat suasana acara yang seharusnya penuh kebahagiaan menjadi lebih emosional.

Namun, kabar terbaru mengindikasikan bahwa kondisi Shafeea kini telah membaik. Ahmad Dhani sendiri yang memastikan bahwa putrinya tidak lagi larut dalam kesedihan.

“So far sih so good lah, baik-baik aja,” ungkap Ahmad Dhani, seperti dikutip dari kanal YouTube miliknya pada Senin, 4 Mei 2026.

Sebagai figur publik, kehidupan keluarga Ahmad Dhani memang selalu menarik perhatian. Terlebih, dalam beberapa hari terakhir, namanya kembali ramai diperbincangkan, termasuk terkait hilangnya akun Instagram pribadinya dan sejumlah pernyataan kontroversial.

Di tengah berbagai situasi tersebut, Dhani menunjukkan sikap protektif terhadap putrinya. Ia bahkan sempat menegaskan komitmennya untuk membela Shafeea melalui unggahan di akun resmi Dewa 19.

Baca juga: Sopir Pajero Ungkap Alasan Kabur Setelah Tabrak Lansia Penjual Buah di Jaktim

“I am a Man Who Will Fight For Your Honour @shafeeamd_,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

“IG saya bisa mati tapi kebenaran tak bisa dikubur,” tambahnya, menunjukkan keteguhan hatinya.

Dhani juga mengungkapkan dugaan bahwa hilangnya akun Instagram pribadinya disebabkan oleh serangan buzzer.

“Tim saya lagi nyari siapa yang mengarahkan buzzer-buzzer itu,” kata Dhani, menandakan upaya pencarian dalangnya.

Menurut pandangannya, pola serangan yang dilancarkan terhadap akunnya di media sosial cukup mencurigakan. Ia menyebutkan banyaknya akun dengan aktivitas minim namun sangat aktif dalam memberikan komentar.

“Netizennya itu kan buzzer ya, followernya nol, postingnya nol. Ya masih begitu-begitulah kerjaannya gitu. Buzzer namanya buzzer kan postingan nol, follower nol. Nah, terus mereka masuk ke komen dan lain-lain. Ya kan kan saya ini kan sekarang kan bagian daripada partai penguasa. Ngertilah permainan seperti itu,” tandasnya, mengaitkan dengan dinamika politik yang ada.