KabarDermayu.com – Dulu, pusat perbelanjaan atau mal identik sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun kini, citra tersebut mulai bergeser, terutama di kalangan anak muda.
Mal kini bertransformasi menjadi ruang multiguna, tempat anak muda berkumpul untuk berbagai aktivitas. Selain berbelanja, mereka datang untuk berjalan-jalan, mencari hiburan, hingga menciptakan konten yang menarik untuk dibagikan di media sosial.
Di akhir pekan, pemandangan umum yang sering terlihat adalah anak muda yang berkeliling toko. Mereka tak jarang sambil memegang ponsel, mencari referensi barang yang diinginkan atau sekadar mengikuti tren barang viral di media sosial.
Fenomena ini menjadi umum di berbagai tempat. Konsumen datang, melihat barang-barang yang menarik secara visual, lalu melakukan pembelian. Namun, belakangan ini, tren berbelanja mengalami pergeseran yang lebih signifikan.
Kini, banyak pengunjung yang datang bukan hanya untuk membeli barang, tetapi lebih mencari sebuah pengalaman. Berbelanja telah menjadi bagian dari gaya hidup dan sering kali menjadi cara mengisi waktu luang.
Terlebih lagi, dengan maraknya toko-toko yang mengusung konsep koleksi gaya hidup (lifestyle collection store), yang menawarkan beragam produk unik dan menarik.
Salah satu contoh nyata dari tren ini adalah kehadiran KKV, sebuah gerai yang baru-baru ini membuka beberapa cabang serentak di berbagai kota besar di Indonesia. Pada tanggal 30 April, toko-toko ini dibuka di Jakarta, Surabaya, Bali, Garut, dan Bekasi.
Sejak hari pertama pembukaan, gerai-gerai KKV langsung diserbu oleh pengunjung, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Puncak antusiasme terlihat pada acara pembukaan resmi (grand opening offline) yang digelar pada 1 Mei.
Banyak konsumen muda yang hadir untuk berfoto, merasakan langsung pengalaman berbelanja, serta melakukan pembelian di toko tersebut.
Dengan mengusung konsep “100 Lifestyles”, KKV memposisikan diri sebagai toko koleksi gaya hidup yang menawarkan berbagai macam produk menarik. Rangkaian produknya meliputi produk kecantikan, makanan ringan (snack), mainan koleksi (pop toy), hingga berbagai produk penunjang gaya hidup lainnya.
Brand ini berambisi untuk menyajikan pengalaman berbelanja yang tidak hanya praktis, tetapi juga menyenangkan, menarik secara visual, dan relevan dengan gaya hidup anak muda masa kini.
Lebih dari sekadar produk, gerai ini menawarkan daya tarik tersendiri. Hal ini terletak pada perpaduan desain produk yang menarik, harga yang kompetitif, serta nilai emosional yang kuat yang ditawarkan kepada konsumen.
Pengalaman berbelanja di KKV dapat digambarkan melalui tiga aspek utama: “Good Looking” (tampilan menarik), “Good to Buy” (layak dibeli), dan “Good to Play” (menyenangkan untuk dijelajahi atau dimainkan).
Konsumen tidak hanya datang dengan niat membeli barang. Mereka juga menikmati suasana toko, menemukan produk-produk baru yang unik, dan mengabadikan momen pengalaman mereka untuk dibagikan di media sosial.
Secara visual, gerai KKV dirancang dengan dominasi warna kuning dan biru. Konsep desain ruangannya terinspirasi dari bentuk kotak hadiah (gift box).
Elemen dekorasi bertema “gift box” juga diintegrasikan di berbagai area toko. Tujuannya adalah untuk menciptakan identitas visual yang kuat dan mudah dikenali oleh pengunjung.
Desain yang menarik ini membuat gerai KKV memiliki karakter yang sangat fotogenik. Hal ini menjadikannya destinasi baru yang ideal bagi konsumen yang gemar berfoto dan berbagi pengalaman belanja mereka secara daring.
COO International Business KK Group, Rojen Wu, menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat penting dalam strategi globalisasi KK Group.
Melalui brand KKV, mereka ingin menghadirkan pengalaman ruang yang menarik secara visual. Selain itu, mereka juga menawarkan berbagai produk pilihan global dan gaya hidup berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi konsumen muda Indonesia.
Ke depannya, Rojen Wu menambahkan, pihaknya akan terus memperdalam kehadiran mereka di Indonesia. Upaya ini akan dilakukan dengan menyesuaikan diri terhadap budaya serta kebutuhan lokal, dan tumbuh bersama dengan perkembangan pasar di Indonesia.
Kehadiran brand KKV di Indonesia juga mencerminkan tren ekspansi brand ritel baru dari Tiongkok ke pasar global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Di tengah pertumbuhan pesat konsumen muda di Indonesia, pola konsumsi masyarakat juga terus berkembang. Konsumen kini tidak hanya berorientasi pada pembelian produk semata.
Baca juga: Jakarta Dilanda Hujan Deras, 4 RT dan 2 Jalan Tergenang
Mereka juga mencari pengalaman unik, sarana ekspresi diri, serta gaya hidup yang dapat mereka bagikan kepada orang lain.





