KabarDermayu.com – Garmin Indonesia mengajak kaum perempuan, khususnya para ibu, untuk lebih memahami energi dan kebutuhan pemulihan tubuh melalui tiga dimensi utama: Body, Life, dan Recovery.
Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, pada Rabu, 6 Mei 2026, menyampaikan bahwa pihaknya ingin mengajak para ibu melihat self-care bukan sebagai pilihan, melainkan sebagai kebutuhan. Kesehatan, menurutnya, bukan hanya tentang aktivitas fisik, tetapi juga bagaimana mengelola energi, kualitas tidur, dan tingkat stres.
Peran ibu saat ini telah berkembang jauh melampaui peran tradisional. Mereka tidak hanya sebagai pengasuh, tetapi juga profesional, partner, dan pemimpin dalam berbagai aspek kehidupan.
Dalam hiruk pikuk tanggung jawab tersebut, banyak perempuan mulai merasakan perubahan pada kualitas tidur, tingkat energi, hingga beban stres. Perubahan ini kerap terasa terutama ketika memasuki usia akhir 30-an hingga 40-an. Kondisi ini sering kali terabaikan, padahal menjadi pondasi penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan, Garmin menghadirkan berbagai fitur yang dirancang untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara real-time. Fitur-fitur ini mencakup pemantauan kualitas tidur, tingkat energi, hingga tingkat stres. Dengan pemahaman ini, pengguna dapat lebih sadar kapan tubuh membutuhkan aktivitas dan kapan perlu beristirahat.
Chandrawidhi menjelaskan bahwa pendekatan ini mendorong peserta untuk melihat data bukan sekadar angka, melainkan sebagai refleksi kondisi tubuh. Data tersebut membantu pengguna menentukan kapan harus beraktivitas dan kapan tubuh membutuhkan pemulihan.
Lebih lanjut, ia mendorong perubahan pola pikir bahwa menjaga kesehatan adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari, bukan sesuatu yang dilakukan sesekali.
Inisiatif ini merupakan perwujudan dari semangat ‘Women of Endurance’. Kampanye ini bertujuan mengapresiasi ketangguhan luar biasa para ibu dalam menavigasi berbagai peran dan tuntutan fisik serta mental setiap harinya.
Baca juga: Kolaborasi Internasional Pertamina Tingkatkan Produksi Migas
Menurutnya, melalui pendekatan yang lebih human-centric, Garmin tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membantu perempuan memahami ritme tubuhnya. Hal ini diharapkan agar mereka dapat menjalani setiap peran dengan lebih seimbang dan berkelanjutan.





