Absennya Vinales di MotoGP Spanyol dan Cedera Espargaro, Tech3 Terpaksa Kurangi Pembalap

by -22 Views
Absennya Vinales di MotoGP Spanyol dan Cedera Espargaro, Tech3 Terpaksa Kurangi Pembalap

KabarDermayu.com – Tim Red Bull KTM Tech3 menghadapi situasi yang tidak menguntungkan menjelang seri MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez. Dua pembalap andalan mereka dipastikan tidak dapat turun lintasan, memaksa tim untuk mengambil keputusan sulit.

Maverick Vinales dipastikan absen dalam balapan akhir pekan ini. Pembalap asal Spanyol ini sebelumnya telah mundur dari seri Amerika di Circuit of the Americas setelah sesi latihan bebas. Ia kemudian kembali ke Eropa untuk menjalani operasi terkait pergeseran sekrup di bahunya.

Sekrup tersebut dipasang setelah Vinales mengalami cedera serius di Sachsenring pada tahun sebelumnya. Meskipun sempat memiliki waktu pemulihan yang lebih panjang karena penundaan seri Qatar, Vinales memutuskan untuk tidak memaksakan diri.

Vinales mengungkapkan rasa kecewanya karena tidak dapat berkompetisi di Jerez, yang merupakan balapan kandangnya. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah pemulihan total untuk dapat kembali dalam kondisi terbaik.

Ia memahami kondisi tubuhnya dengan baik dan menganggap pemulihan penuh sebagai hal terpenting demi kembali ke performa maksimal di sisa musim. Progres pemulihannya dilaporkan positif, dengan target untuk siap tampil di Le Mans.

Absennya Vinales sebenarnya sudah diantisipasi oleh tim. Mereka telah menyiapkan pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, sebagai pengganti. Namun, rencana ini harus dibatalkan karena Espargaro mengalami cedera tangan menjelang balapan di Jerez.

Situasi darurat ini membuat tim Tech3 sempat mencari opsi lain. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai aspek, tim memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan hanya menurunkan satu pembalap, yaitu Enea Bastianini.

Baca juga di sini: PTPN Hadir dengan Inovasi Bisnis Baru

CEO Tech3, Guenther Steiner, mengakui bahwa situasi ini jauh dari ideal. Ia menyatakan bahwa ia tidak pernah menginginkan kondisi seperti ini, namun entah mengapa hal tersebut selalu saja terjadi, menggambarkan adanya sedikit ironi dalam situasi yang dihadapi tim di Jerez.

Steiner menambahkan bahwa perubahan situasi terjadi dengan sangat cepat, diawali dengan Maverick yang harus pemulihan, kemudian Pol yang mengalami cedera tangan. Dalam waktu singkat, rencana tim berubah total.

Tim telah mengevaluasi beberapa opsi yang tersedia. Namun, keputusan akhir yang diambil harus tetap masuk akal bagi tim dan proyek jangka panjang mereka. Steiner menegaskan bahwa mereka harus memikirkan daya saing dan gambaran besar tim ke depan.

Meskipun demikian, ada sedikit kabar positif dari performa Enea Bastianini yang menunjukkan tren peningkatan setelah tampil di Austin. Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, juga menegaskan bahwa keputusan untuk hanya menurunkan satu motor bukanlah hal yang mudah, tetapi dianggap sebagai langkah yang paling tepat dalam kondisi saat ini.

Beirer menyatakan bahwa ini bukan keputusan yang mudah, namun tim yakin ini adalah langkah yang benar. Maverick memerlukan waktu untuk pulih sepenuhnya, dan cedera yang dialami Pol membuat opsi pembalap pengganti menjadi sangat terbatas.

Sebagai tambahan, situasi keluarga Espargaro juga sedang tidak ideal. Kakak Pol, Aleix Espargaro, juga sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi besar akibat insiden saat tes di Sepang, Malaysia. Dengan kondisi ini, tim Tech3 praktis hanya menggantungkan harapan pada Bastianini untuk menjaga performa tim di awal rangkaian seri Eropa musim ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.